tvOnenews.com - Andrea Stella membela keputusan McLaren memakai ban intermediate pada awal balapan F1 GP Kanada 2026 pada akhir pekan kemarin.
Padahal, strategi tersebut justru menjadi bumerang setelah lintasan cepat mengering dan balapan berlangsung tanpa safety car di awal lomba.
Lando Norris dan Oscar Piastri akhirnya kesulitan bersaing dan harus masuk pit lebih cepat.
- REUTERS/Mathieu Belanger
Stella menegaskan keputusan itu bukan kesalahan tunggal tim, melainkan hasil diskusi bersama para pembalap.
“Dalam hal pengambilan keputusan, sebenarnya, itu relatif disepakati bersama oleh orang-orang dan para pembalap.” kata Stella.
“Saya bahkan memberi masukan saya sendiri, karena ketika, seperti yang saya katakan sebelumnya, keputusan perlu dibuat, saya hanya ingin memastikan bahwa kami menggunakan ban yang mampu bertahan di lap pertama.” tambahnya.
Bos McLaren itu menilai keputusan harus dilihat berdasarkan situasi saat diambil, bukan dari hasil akhir balapan.
“Saya pikir kita harus selalu berhati-hati dalam menilai keputusan hanya dari hasilnya.” terang Andrea Stella.
“Dengan hujan yang berlangsung beberapa menit lagi, dan start balapan ini terjadi pada waktu yang tepat, saya pikir kita bisa melihat mobil-mobil kesulitan dengan ban kering.” lanjutnya.
- REUTERS/Mathieu Belanger
Norris juga mendukung strategi tersebut meski mengakui hasil akhirnya tidak sesuai harapan.
“Jika dilihat dari sudut pandang sekarang, itu adalah keputusan yang salah,” kata Norris.
“Saya tidak berpikir ada pengambilan keputusan yang buruk. Saya pikir ada alasan yang valid untuk apa yang kami lakukan.” tutupnya.
(akg)



