SIDOARJO, KOMPAS.TV - Warga di Jawa Timur menabur bunga, memberikan penghormatan, dan berdoa di tepi kawasan lumpur pada Jumat (29/5/2026) untuk memperingati 20 tahun semburan Lumpur Lapindo yang menenggelamkan sejumlah desa dan menewaskan sedikitnya 14 orang.
Berdasarkan hasil sejumlah penelitian ilmiah, semburan yang terjadi pada 29 Mei 2006 itu diduga dipicu aktivitas pengeboran gas oleh perusahaan eksplorasi setempat. Temuan tersebut bertentangan dengan pernyataan pemerintah saat itu yang menyebut peristiwa tersebut sebagai bencana alam.
Warga berkumpul untuk mengenang para korban serta rumah dan lingkungan tempat tinggal mereka yang perlahan tertelan lumpur panas di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo.
Sebanyak 14 korban jiwa tercatat akibat bencana tersebut. Satu pekerja meninggal pada Agustus 2006 setelah alat berat yang dioperasikannya terjatuh dari tanggul, sementara 13 korban lainnya tewas pada November 2006 akibat ledakan pipa gas bawah tanah di salah satu tanggul penampungan lumpur.
Puluhan ribu warga terpaksa mengungsi setelah kehilangan rumah, lahan, pekerjaan, bahkan makam leluhur mereka.
Saat bencana terjadi, perusahaan tambang lokal PT Lapindo Brantas tengah melakukan eksplorasi gas di wilayah tersebut.
Presiden Indonesia saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono, memerintahkan perusahaan membayar kompensasi kepada warga yang kehilangan rumah serta membantu pendanaan operasi darurat pemerintah.
Namun dalam praktiknya, pemerintah kemudian menyalurkan bantuan keuangan darurat kepada para korban, sementara bantuan dari Lapindo Brantas dinilai hanya mencakup sebagian kecil dari total kompensasi yang diminta.
20 tahun setelah bencana, asap putih masih terlihat keluar dari pusat semburan, menandakan lumpur panas masih terus muncul dari kawah.
Baca Juga: Kadispenad Akui Film Pesta Babi Bentuk Kebebasan Berekspresi, tapi Jangan Bangun Stigma Kebencian
#lumpurlapindo #lapindo #sidoarjo
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- lumpur lapindo
- lapindo sekarang
- semburan lapindo
- sidoarjo
- 20 tahun lapindo
- jawa timur





