Denpasar (ANTARA) - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi pendaki warga negara asing (WNA) dan warga negara Indonesia (WNI) yang tersesat di Gunung Batukaru, Tabanan.
“Tiga pendaki Gunung Batukaru yang tersesat berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada Jumat tadi sekira pukul 11.00 Wita,” Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng Kadek Donny Indrawan.
Donny dalam keterangan Basarnas Bali di Denpasar, Jumat, menyampaikan tiga pendaki yang tersesat adalah Mario Luca (17) WNI laki-laki asal Karangasem, Taisiya Chernosvitova (18) WNA laki-laki asal Rusia, dan Nazar Krasnoruski (18) WNA laki-laki asal Rusia.
“Ketiganya merupakan pelajar lulusan sekolah menengah atas di salah satu sekolah internasional di Denpasar,” ucapnya.
Baca juga: Baznas kirim daging kurban untuk warga prasejahtera di Jurangmangu
Dari penjelasan yang diterima Kantor Basarnas Bali, ketiga pendaki tersebut awalnya berangkat pada Kamis (28/5) pagi kemarin sekitar pukul 09.00 Wita melalui jalur pendakian Pura Petali, Desa Jatiluwih.
Ketiganya mulai turun kembali sekitar pukul 15.00 Wita, namun hingga pukul 20.00 Wita pendaki mengalami disorientasi dan tersesat.
Informasi tersesatnya ketiga remaja tersebut baru diketahui pada malam itu ketika hendak turun dari Gunung Batukaru, mereka menghubungi keluarganya.
"Kemarin salah satu pendaki sempat menghubungi pihak keluarga dan mengatakan dirinya tersesat, keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas," ujar Donny.
Baca juga: Baznas gandeng minimarket konversi sedekah konsumen jadi daging kurban
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Basarnas Bali mengerahkan tujuh orang personel Pos SAR Buleleng dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan yang berada di lokasi.
"Tadi pukul 09.00 Wita tim SAR gabungan mulai melaksanakan pendakian dari Posko Desa Karyasari untuk mencari korban, pukul 11.00 Wita pendaki berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada koordinat 8°20'39.50"S - 115° 5'2.70"E,” ucap Donny.
Tim SAR gabungan akhirnya menemukan dua WNA dan satu WNI tersebut pada ketinggian 1899 Mdpl.
Beruntung ketiga ditemukan dalam kondisi selamat, sehat dan stabil sehingga dapat dievakuasi turun menuju posko.
"Pukul 14.05 Wita ketiga pendaki sudah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan menuju posko Desa Karyasari, ketiganya kemudian diserahkan kepada pihak keluarga," kata Donny.
Adapun tim SAR gabungan yang ikut dalam operasi evakuasi pendaki tersesat ini terdiri dari Basarnas Bali, Polres Tabanan, Polsek Pupuan, Brimob Batalion B Pelopor Mengwi, Koramil Pupuan, Camat Pupuan, Babinsa Desa Karyasari, pemandu lokal, dan masyarakat setempat.
Baca juga: BAZNAS DKI gelar Festival Kurban Berkah untuk optimalkan distribusi
“Tiga pendaki Gunung Batukaru yang tersesat berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada Jumat tadi sekira pukul 11.00 Wita,” Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng Kadek Donny Indrawan.
Donny dalam keterangan Basarnas Bali di Denpasar, Jumat, menyampaikan tiga pendaki yang tersesat adalah Mario Luca (17) WNI laki-laki asal Karangasem, Taisiya Chernosvitova (18) WNA laki-laki asal Rusia, dan Nazar Krasnoruski (18) WNA laki-laki asal Rusia.
“Ketiganya merupakan pelajar lulusan sekolah menengah atas di salah satu sekolah internasional di Denpasar,” ucapnya.
Baca juga: Baznas kirim daging kurban untuk warga prasejahtera di Jurangmangu
Dari penjelasan yang diterima Kantor Basarnas Bali, ketiga pendaki tersebut awalnya berangkat pada Kamis (28/5) pagi kemarin sekitar pukul 09.00 Wita melalui jalur pendakian Pura Petali, Desa Jatiluwih.
Ketiganya mulai turun kembali sekitar pukul 15.00 Wita, namun hingga pukul 20.00 Wita pendaki mengalami disorientasi dan tersesat.
Informasi tersesatnya ketiga remaja tersebut baru diketahui pada malam itu ketika hendak turun dari Gunung Batukaru, mereka menghubungi keluarganya.
"Kemarin salah satu pendaki sempat menghubungi pihak keluarga dan mengatakan dirinya tersesat, keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas," ujar Donny.
Baca juga: Baznas gandeng minimarket konversi sedekah konsumen jadi daging kurban
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Basarnas Bali mengerahkan tujuh orang personel Pos SAR Buleleng dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan yang berada di lokasi.
"Tadi pukul 09.00 Wita tim SAR gabungan mulai melaksanakan pendakian dari Posko Desa Karyasari untuk mencari korban, pukul 11.00 Wita pendaki berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada koordinat 8°20'39.50"S - 115° 5'2.70"E,” ucap Donny.
Tim SAR gabungan akhirnya menemukan dua WNA dan satu WNI tersebut pada ketinggian 1899 Mdpl.
Beruntung ketiga ditemukan dalam kondisi selamat, sehat dan stabil sehingga dapat dievakuasi turun menuju posko.
"Pukul 14.05 Wita ketiga pendaki sudah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan menuju posko Desa Karyasari, ketiganya kemudian diserahkan kepada pihak keluarga," kata Donny.
Adapun tim SAR gabungan yang ikut dalam operasi evakuasi pendaki tersesat ini terdiri dari Basarnas Bali, Polres Tabanan, Polsek Pupuan, Brimob Batalion B Pelopor Mengwi, Koramil Pupuan, Camat Pupuan, Babinsa Desa Karyasari, pemandu lokal, dan masyarakat setempat.
Baca juga: BAZNAS DKI gelar Festival Kurban Berkah untuk optimalkan distribusi





