NEW YORK, KOMPAS.TV - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memasukkan Israel dan Rusia dalam daftar hitam kekerasan seksual di zona konflik. Daftar tersebut dimuat dalam laporan terbaru PBB yang mendokumentasikan kekerasan seksual dalam konflik di seluruh dunia.
Pada laporan tahun ini, PBB memasukkan Israel untuk pertama kalinya sejak laporan tersebut mulai disusun 15 tahun lalu. Israel masuk daftar hitam atas dugaan kekerasan seksual dan perlakuan terhadap tahanan Palestina.
Dalam laporan tersebut, PBB mencamtumkan 77 pemerintah dan entitas non-pemerintah yang disebut bertanggung jawab atas fenomena kekerasan seksual di zona konflik.
Baca Juga: Menlu Sugiono Sebut Isu Palestina Ujian Komitmen bagi PBB
PBB menyatakan terdapat "pola kekerasan seksual" terhadap warga Palestina yang ditahan di Israel serta wilayah Palestina yang diduduki. Kebanyakan korban berasal dari Jalur Gaza, Palestina.
Laporan PBB mendokumentasikan dan memverifikasi kekerasan seksual terhadap 14 pria, tujuh wanita, 9 anak laki-laki, dan 1 anak perempuan di Gaza dan Tepi Barat. Sebanyak 13 kasus terjadi pada 2025 dan 18 pada 2023 serta 2024.
"Pelanggaran termasuk pemerkosaan, termasuk dengan benda, pemerkosaan berkelompok, percobaan pemerkosaan, kekerasan fisik terhadap alat kelamin, penembakan ke alat kelamin, sentuhan di payudara dan alat kelamin, penelanjangan dan penggeledahan tanpa justifikasi keamanan, pemaksaan ketelanjangan, dan ancaman pemerkosaan," demikian laporan PBB seperti dikutip Associated Press, Jumat (29/5/2026).
Di Gaza, sejumlah kasus pemerkosaan atau pemerkosaan berkelompok terjadi berulangkali. Pelaku berasal dari Angkatan Bersenjata Israel (IDF), sipir Israel, pasukan khusus, dan aparat kepolisian.
Israel dan Rusia sama-sama menolak laporan tersebut. Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia menyebut laporan itu sebagai "kebohongan tak berdasar."
Sementara itu, Duta Besar Israel untuk PBB Danny Danon mengecam Sekjen PBB Antonio Guterres. Danon menyebut Tel Aviv tidak akan menjalin komunikasi dengan kantor sekretaris jendera PBB selama Guterres masih menjabat.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- israel daftar hitam pbb
- daftar hitam kekerasan seksual
- kekerasan seksual israel
- israel
- pbb





