Tegas! Mendikdasmen Pastikan MBG Tidak Ganggu Program Pendidikan

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Manokwari: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, memastikan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengganggu program pendidikan. Menurutnya, program-program prioritas berjalan beriringan tanpa mengorbankan satu sama lain.

"Jadi kalau ada yang bilang komitmen pendidikan itu dikurangi dengan MBG, itu bukan kenyataan yang kita lihat di lapangan," ujar Mu'ti, dalam keterangan resminya, Kamis, 29 Mei 2026.

Baca Juga :

Target Revitalisasi 71.744 Satuan Pendidikan, 3T Salah Satu Prioritas
Ia menerangkan, program pemenuhan infrastruktur tersebut mematahkan anggapan bahwa perhatian pemerintah pada sektor pendidikan akan terbagi. Ke depan, pihaknya juga merencanakan penambahan fasilitas Interactive Flat Panel (IFP) secara masif guna menunjang digitalisasi di setiap satuan pendidikan.

"Justru komitmen Bapak Presiden tetap kuat untuk bagaimana pendidikan ini maju, MBG jalan terus, revitalisasi jalan terus, dan digitalisasi juga jalan terus," tegasnya. Infrastruktur 3T Prioritas  Mu’ti menegaskan bahwa wilayah Indonesia Timur menempati posisi prioritas dalam agenda pembangunan manusia. Pihaknya berkomitmen mengatasi kesenjangan pendidikan secara bertahap dengan prioritas pada daerah-daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

"Sehingga karena itu, kalau ada usulan-usulan unit sekolah baru di Indonesia Timur atau daerah 3T yang lainnya, kami akan berikan prioritas untuk tahun 2026 ini," ungkapnya.

Ia menambahkan, langkah afirmatif di wilayah 3T ini merupakan bagian tak terpisahkan dari visi besar pemerintahan saat ini. Upaya tersebut adalah implementasi langsung dari Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto yang bertekad memperbaiki seluruh sekolah di Indonesia dalam kurun waktu lima tahun pertama.

Mu'ti melanjutkan, Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan untuk penambahan 60.000 sekolah direvitalisasi. Jika terealisai dan ditambah capaian tahun sebelumnya, maka dalam dua tahun pemerintah menargetkan perbaikan bagi hampir 100.000 sekolah.

"Kalau tambah 60.000 ini dapat kita realisasi, maka 2026 kami akan melakukan revitalisasi termasuk pendirian unit sekolah baru untuk 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia," jelasnya.

Revitalisasi sekolah di wilayah 3T. Foto Kemendikdasmen.

Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat, Ali Baham Temongmere, meyakini bahwa pendidikan adalah fondasi utama untuk mencetak sumber daya manusia yang cerdas dan berkarakter. Menurutnya, kehadiran Kemendikdasmen di Papua Barat dinilai mencerminkan keseriusan dan pengorbanan nyata pemerintah pusat dalam memajukan pendidikan di wilayah timur Indonesia.

"Pemerintah Provinsi Papua Barat memiliki komitmen yang kuat untuk terus meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di seluruh pelosok wilayah," ucapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hari Raya Iduladha 1447 H, Lorin Group Solo Sembelih 6 Sapi dan 4 Kambing
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Dukung KKN Berdampak UNIFA 2026, Pemkot Makassar Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Anggota Timwas Haji DPR Temui Jemaah di Mina: Pelayanan Seperti Bintang 5
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Ibu di Jambi Tewas, Diduga Dianiaya Anak Kandung
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Presiden Prancis Puji Sikap Prabowo soal Palestina: Sangat Berani demi Perdamaian
• 15 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.