Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno memperingatkan bahwa fenomena jalan ambles atau sinkhole seperti yang terjadi di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, berpotensi melanda lokasi lain di ibu kota.
Menurutnya, kondisi tersebut sangat dipengaruhi oleh rembesan air bawah tanah yang sulit dideteksi secara kasat mata.
Advertisement
“Jadi artinya yang saya menjadi catatan, mungkin saja terjadi sinkhole itu bukan hanya di daerah-daerah itu. Karena ini rembesan air yang kita nggak tahu wallahualam akan terjadi di Jakarta,” kata Rano di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (29/5/2026).
Menyikapi ancaman infrastruktur tersebut, Rano meminta masyarakat untuk aktif melapor jika mendapati adanya gejala atau kerusakan jalan di sekitar lingkungan mereka.
Partisipasi aktif warga dinilai sangat krusial mengingat keterbatasan jumlah personel kedinasan di lapangan, terutama pada sektor bina marga. Laporan cepat dari masyarakat akan membantu pemerintah mempercepat proses pemetaan dan penanganan dini sebelum kerusakan berdampak fatal.
“Karena tentu saja kita sudah jelas tahu, PJLP kita di bidang bina marga juga kurang. Artinya inilah partisipasi masyarakat, sehingga kita bisa cepat tahu,” ujarnya.




