BUKARES, KOMPAS.TV - Kementerian Luar Negeri Rumania memanggil Duta Besar Rusia Vladimir Lipayev terkait insiden drone Rusia yang jatuh di Kota Galati, di dekat perbatasan dengan Ukraina, Jumat (29/5/2026). Rumania dilaporkan mempersiapkan langkah diplomatik atas insiden tersebut.
Menteri Luar Negeri Rumania Oana Toiu menyatakan pihaknya akan menanggapi insiden ini dengan serius. Ia menegaskan Rusia harus bertanggung jawab atas insiden tersebut.
"Ini jelas insiden yang sangat serius. Saya telah memanggil Duta Besar Rusia ke Kementerian Luar Negeri siang ini," kata Toiu kepada TVR Info, Jumat, dikutip dari TASS.
"Dia akan diberi tahu tentang langkah-langkah yang akan diambil Rumania di tingkat diplomatik sebagai respons atas insiden tersebut."
Baca Juga: PBB Masukkan Israel dan Rusia dalam Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik
Selain itu, Toiu dilaporkan telah menelepon pemimpin urusan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas. Dia menyebut Rumania dan Uni Eropa telah sepakat mempercepat paket sanksi baru untuk Rusia.
Sebelumnya, sebuah drone Rusia dilaporkan jatuh mengenai gedung apartemen di Galati, wilayah timur Rumania. Otoritas Rumania menyebut drone itu diduga menjadi bagian dari serangan udara Rusia ke Ukraina.
Insiden drone tersebut dilaporkan menimbulkan dua korban luka. Presiden Rumania Nicusor Dan pun segera menggelar pertemuan tingkat tinggi menanggapi insiden tersebut.
Negara-negara NATO dan Uni Eropa turut mengecam keras insiden drone Rusia jatuh di Rumania. Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menilai insiden ini menjadi bukti lebih lanjut bahwa Rusia merupakan ancaman seluruh Eropa.
"Tadi malam menunjukkan bahwa implikasi perang agresi mereka (Rusia) yang ilegal tidak berhenti di perbatasan," kata Rutte, dikutip Al Jazeera.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : TASS, Al Jazeera
- drone rusia jatuh di rumania
- rumania
- perang rusia ukraina
- rusia
- drone Rusia
- rumania panggil dubes rusia





