20 Tahun Menunggu, Arsenal Datang untuk Rebut Takhta PSG! Ini Kata Arteta

wartaekonomi.co.id
1 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Arsenal F.C. akhirnya kembali berdiri di panggung terbesar sepak bola Eropa setelah penantian panjang selama dua dekade. Kini, tim asal London Utara itu datang ke final bukan sekadar untuk tampil, tetapi merebut mahkota Liga Champions dari Paris Saint-Germain F.C..

Final UEFA Champions League Final 2026 akan digelar di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5/2026) malam WIB. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan emas Arsenal untuk mengakhiri penantian panjang sekaligus meraih trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub.

Terakhir kali Arsenal mencapai partai final terjadi pada musim 2005-2006 saat menghadapi Barcelona di Paris. Ketika itu, The Gunners gagal membawa pulang trofi setelah kalah 1-2 dari raksasa Spanyol tersebut.

Dua puluh tahun berselang, Arsenal kembali hadir di final dengan generasi baru dan mental berbeda. Pelatih Mikel Arteta menegaskan timnya siap menulis sejarah baru untuk klub.

“Saya pikir ini adalah kesempatan untuk memiliki momen ini karena seperti yang Anda katakan, ini baru kedua kalinya dalam sejarah kami berada di sini,” ujar Arteta seperti dikutip dari BBC.

“Kami memiliki kesempatan untuk menulis babak baru dalam sejarah klub sepak bola ini,” lanjut pelatih asal Spanyol tersebut.

Arteta menilai laga final kali ini menjadi momentum besar bagi Arsenal untuk mengubah sejarah klub di level Eropa. Ia meminta para pemain tampil penuh keberanian dan hasrat besar demi membawa pulang trofi.

“Untuk melakukannya, kami harus bermain dengan kejelasan, keberanian, dan hasrat tanpa henti untuk menang,” kata mantan asisten Pep Guardiola tersebut.

Namun jalan Arsenal menuju gelar perdana tidak akan mudah karena mereka harus menghadapi PSG yang datang sebagai juara bertahan Liga Champions. Klub asal Prancis itu dinilai memiliki pengalaman dan kualitas skuad yang sangat kuat untuk mempertahankan mahkota Eropa.

Meski begitu, Arteta memastikan Arsenal tidak datang ke Budapest sebagai tim penggembira. Ia menegaskan The Gunners datang dengan misi merebut takhta PSG di kompetisi elite Eropa tersebut.

“Mereka adalah juara bertahan dan kami datang ke sini untuk merebut itu dari mereka,” ujar Arteta.

Kepercayaan diri Arsenal juga meningkat karena performa impresif mereka sepanjang Liga Champions musim ini. Klub London Utara tersebut menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan dengan catatan 11 kemenangan dan tiga hasil imbang.

Catatan tersebut menjadi rekor unbeaten terpanjang Arsenal sepanjang sejarah penampilan mereka di Liga Champions. Selain itu, lini pertahanan Arsenal juga tampil sangat solid dengan torehan sembilan clean sheet musim ini.

Jika mampu mengalahkan PSG, Arsenal akan menjadi klub Inggris ketujuh yang sukses menjuarai Liga Champions setelah Aston Villa, Nottingham Forest, Liverpool, Manchester United, Chelsea, dan Manchester City. Gelar itu juga akan menjadi trofi paling bersejarah dalam era kepelatihan Arteta.

Baca Juga: Ini Alasan UEFA Majukan Jadwal Final Liga Champions PSG vs Arsenal

Arteta mengakui seluruh skuad memahami betapa besarnya arti pertandingan final tersebut bagi klub dan para pendukung Arsenal. Menurutnya, kesempatan bermain di final Liga Champions adalah momen yang sangat sulit diraih oleh sebuah tim.

“Menjadi juara akan sangat berarti bagi banyak dari kami karena semua tahu betapa sulitnya mencapai tahap ini,” tutur Arteta.

Kini, setelah menunggu selama 20 tahun, Arsenal hanya tinggal selangkah lagi untuk mengubah sejarah. Tantangan terbesar mereka adalah menumbangkan PSG dan merebut mahkota sepak bola Eropa di Budapest.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Inovasi Makeup Press On dengan Konsep yang Unik, Akankah Menjadi Tren?
• 22 jam lalubeautynesia.id
thumb
Viral Pria Tergeletak di Ruas Tol Cawang, Diduga Bunuh Diri
• 12 jam laluliputan6.com
thumb
Satgas PKH Lanjut Usut Dugaan Pelanggaran Ekspor Logam Tanah Jarang Via Batam
• 15 jam laludetik.com
thumb
Jalan Lenteng Agung Ambles, Pengalihan Arus Diterapkan hingga 12 Juni
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Siswi di Cianjur Tewas Dicabuli-Dibunuh Ayah Tiri: Pelaku Sempat Coba Bunuh Diri
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.