Pantau - Ombudsman RI menegaskan kesiapannya mengawal secara penuh pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 melalui pengawasan pada tahap pra-pelaksanaan, pelaksanaan, hingga pascapelaksanaan guna memastikan proses berjalan objektif, transparan, dan akuntabel.
Anggota Ombudsman RI Nuzran Joher mengatakan pengawasan tersebut merupakan bagian dari tugas dan fungsi Ombudsman dalam mengawal pelayanan publik, termasuk sektor pendidikan.
"Ada tiga tahapan yang diawasi oleh Ombudsman mulai dari pra-pelaksanaan, pelaksanaan, hingga pascapelaksanaan," kata Nuzran.
Ia mengungkapkan sepanjang 2025 Ombudsman menerima 194 laporan masyarakat terkait pelaksanaan SPMB.
Ombudsman juga telah menyampaikan sejumlah rekomendasi dan saran perbaikan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Dalam Negeri, serta pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola penerimaan murid baru.
Komitmen Bersama Wujudkan SPMB RamahKomitmen pengawasan tersebut diperkuat melalui penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 di Jakarta pada 21 Mei 2026.
Penandatanganan dilakukan oleh Nuzran bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti serta sejumlah kementerian dan lembaga negara.
Komitmen itu bertujuan memastikan pelaksanaan SPMB berlangsung objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, inklusif, dan tanpa diskriminasi.
Sejumlah lembaga yang turut menandatangani komitmen tersebut antara lain Komisi X DPR RI, DPD RI, Kantor Staf Presiden, Kementerian Koordinator PMK, Kemendagri, Kementerian Agama, Kemensos, Kementerian PPPA, Polri, Kejaksaan Agung, KPK, KPAI, hingga Komisi Nasional Disabilitas.
"Ini merupakan suatu langkah maju di mana ada kesepahaman kolektif antar lembaga negara yang diturunkan menjadi satu gerakan untuk melaksanakan SPMB 2026 dengan inklusif, transparan, akuntabel, dan anti diskriminasi," ungkap Nuzran.
Jadwal Pelaksanaan SPMB 2026Pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 secara umum dimulai dengan tahap prapendaftaran dan sosialisasi pada April hingga Mei 2026.
Proses pendaftaran dan seleksi sekolah dijadwalkan berlangsung pada Juni hingga Juli 2026.
Pada awal hingga pertengahan Juni, jalur Afirmasi, Prestasi, dan Mutasi akan dibuka terlebih dahulu.
Pendaftaran jalur Zonasi atau Domisili dijadwalkan berlangsung pada pertengahan hingga akhir Juni 2026.
Tahapan akhir berupa pengumuman hasil seleksi, daftar ulang, hingga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dilaksanakan pada akhir Juni hingga awal Juli 2026.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menilai keterlibatan berbagai lembaga menunjukkan kuatnya dukungan untuk menciptakan sistem penerimaan murid baru yang lebih baik.
"Kehadiran bapak/ibu merupakan bukti bagaimana dukungan secara personal dan kelembagaan untuk memastikan SPMB berjalan dengan sebaik-baiknya. Mari kita laksanakan bersama-sama," ujar Abdul Mu'ti.




