JAKARTA, DISWAY.ID - Adik Rifaldy Fajar yakni Sahnaz Vivinda Putri ikut terseret dalam kasus dugaan riset palsu penelitian dalam konferensi ilmiah internasional.
Nama Sahnaz Vivinda Putri mulai menjadi sorotan publik usai dirinya diketahui akan bergabung dalam kongres ilmiah kedokteran yang berlangsung di Korea Selatan bersama sang kakak, Rifaldy Fajar.
Hal itu terungkap lewat akun Thread @miftahulamri yang menyebut kakak-beradik itu akan berkegiatan bersama dalam konferensi internasional.
BACA JUGA:Rifaldy Fajar Terduga Riset Palsu Bakal Hadiri Kongres Kedokteran di Jepang, Netizen Soroti Nasib Dokter Asli
"Rifaldy Fajar, Sahnaz (allegedly) adiknya, dan Prihantini besok ini expected untuk menghadiri congress APCMS by Korean Society of CardioMetabolic Syndrome di Seoul." tulis keterangannya dikutip Sabtu, 30 Mei 2026.
Dalam kongres tersebut, Rifaldy membawa 2 judul, Sahnaz membawa 1 judul, dan rekannya Prihantini membawa 3 judul.
Sebelum mengikuti kongres di Korea, Rifaldy diketahui akan menghadiri kongres kedokteran 'The 71st Annual Meeting of the Japanese Society for Dialysis Therapy' pada 19 hingga 21 Juni 2026 mendatang.
Kesibukannya menghadiri konferensi internasional di berbagai negara dinilai sangat janggal oleh publik.
Pasalnya dalam beberapa jurnal dan karyanya yang telah dipublikasi, Rifaldy mencantumkan sumber-sumber yang tak pasti bahkan tak pernah ada di Indonesia.
BACA JUGA:Akademisi Denmark Angkat Bicara Dugaan Riset Palsu Rifaldy Fajar dan Prihantini, Ada Regulasi Penggunaan AI
Rifaldy bahkan tak segan mencantumkan nama lembaga palsu dalam penelitiannya di konferensi ilmiah ISSPD 2026 Denmark.
Kasus ini semakin melebar dengan munculnya nama-nama oknum yang terlibat, termasuk sang adik Sahnaz Vivinda Putri.
Sahnaz terlibat dalam kasus riset palsu setelah dirinya ketahuan memakai afiliasi Health Management Labrotory UISI.
Dimana unit tersebut tidak pernah ada, bahkan dikonfirmasi langsung oleh pihak kampus Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI).
BACA JUGA:Daftar Jurnal Rifaldy Fajar di Google Scholar, Jadi Sorotan Kasus Dugaan Riset Palsu
- 1
- 2
- 3
- »




