CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Kebersamaan Bali United dengan penyerang sayap senior, Muhammad Rahmat, resmi berakhir.
Manajemen Serdadu Tridatu dan pemain berusia 38 tahun tersebut sepakat untuk tidak memperpanjang kerja sama setelah merampungkan seluruh rangkaian Super League 2025/26.
Chief Executive Officer (CEO) Bali United, Yabes Tanuri, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi dan kontribusi besar yang telah diberikan mantan pemain PSM Makassar tersebut.
“Terima kasih untuk perjuangan dan prestasi yang terukir bersama kami,” kata Yabes Tanuri di Gianyar, Jumat (29/5).
Pemain dengan tinggi badan 173 sentimeter ini pertama kali merapat ke Stadion Kapten I Wayan Dipta pada awal musim 2020.
Saat itu, Rahmat didatangkan untuk memperkuat kedalaman skuad Bali United yang tengah bersiap menghadapi dua kompetisi bergengsi sekaligus, yakni Liga 1 dan Liga Champions Asia.
Namun, awal kariernya di Bali sempat tertahan setelah kompetisi terpaksa dihentikan total akibat hantaman pandemi COVID-19 yang melanda saat liga baru berjalan tiga pekan.
Meski sempat melewati masa ketidakpastian kompetisi, kesabaran Rahmat berbuah manis pada musim 2021/22.
Walaupun kompetisi saat itu digelar tanpa kehadiran penonton di stadion karena protokol kesehatan, Rahmat tampil impresif dengan mencatatkan total 47 penampilan.
Kontribusi krusialnya tersebut sukses membawa Bali United mempertahankan takhta juara sekaligus mencetak sejarah sebagai kampiun beruntun Liga 1 Indonesia setelah sebelumnya meraih gelar pada 2019.
Selama hampir enam tahun pengabdiannya bersama Serdadu Tridatu, Rahmat tercatat telah menyumbangkan 27 gol dan 10 assist.
Menanggapi perpisahan ini, sang pemain pun menyampaikan salam perpisahan yang emosional kepada jajaran pemilik klub, manajemen, tim ofisial, hingga basis suporter setia Bali United.
Ia mengungkapkan bahwa di mana ada pertemuan, pasti akan ada perpisahan, dan Bali United telah memberikan terlalu banyak kebahagiaan dalam perjalanan karier sepak bolanya.




