Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menanggapi santai lagu viral berjudul 'Kanda My Little Bolu Ketan' dengan lirik "MBG, Mas Bahlil Ganteng" yang viral di media sosial.
Ia bahkan penasaran dengan pencipta lagu tersebut dan ingin bertemu langsung. "Saya minta tolong untuk saya mengundang kalau yang bersangkutan berkenan. Saya akan mengundang untuk berbincang-bincang makan sekaligus karena penasaran juga saya," kata Bahlil, dikutip dari akun Instagram Raffi Ahmad, Sabtu (30/5).
Dalam unggahan bersama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, melalui akun Instagram pribadinya, tampak Bahlil berbincang santai membahas lagu tersebut.
"Itu alami sekali. Saya sendiri penasaran ini siapa yang buat. Jadi kalau boleh, Fi (Raffi) bisa temukan, saya ingin sekali bertemu, Fi.Tetapi saya menghargai kreativitas orang-orang ya, anak-anak muda sekarang itu teman-teman ya," Bahlil menambahkan
Menurut Bahlil, sudah menjadi risiko seorang pejabat publik menerima kritik dan masukan dalam berbagai bentuk, termasuk melalui lagu. Meski begitu, ia mengingatkan agar kreativitas di media sosial tidak mengandung unsur SARA.
"Hanya satu saran saya, di era demokrasi, medsos ini penting. Namun kalau boleh juga diperluas dengan terukur. Contoh jangan sampai masuk di SARA, karena akan memicu (perpecahan) soliditas sesama anak bangsa. Kreativitas itu harus dihargai selama dalam kerangka yang baik dan benar,” ujarnya.
Berdasarkan penelusuran Katadata.co.id, lagu tersebut diunggah dengan label bersumber dari akun Instagram @VOKALIZ_NETIZEN. Lirik lagunya diambil dari komentar-komentar warganet yang lebih dulu viral di media sosial, mulai dari kalimat “MBG, Mas Bahlil ganteng” hingga “buah apa yang paling manis? Buahlil”.
Banyak pengguna internet menggunakannya sebagai backsound konten, sementara sebagian lainnya merasa lagu ini sulit hilang dari kepala.
"Jangan hafal, jangan hafal, jangan hafal jangan hafal,” kelakar kreator konten Sania Leonardo melalui akun Instagram pribadinya @sanialeonardo, merespons lagu yang dianggap begitu 'earworm' oleh netizen tersebut.




