JAKARTA, DISWAY.ID - Aktivis Nasional, Sandri Rumanama, mendorong Danantara agar segera membentuk BUMN yang khusus mengelola bisnis transportasi online baik roda dua dan roda empat
Ia juga mengapresiasi Danantara yang telah resmi membeli sebagian saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk.
BACA JUGA:Bertemu Seskab, Gojek Siap Dukung Kebijakan Prabowo Tingkatkan Pendapatan Driver hingga 92 Persen
Langkah strategis ini diambil untuk memuluskan kebijakan pemangkasan potongan komisi aplikator ojek online (ojol) menjadi maksimal 8% demi menyejahterakan mitra pengemudi.
Merspons itu Sandri mengatakan tidak maksimal jika pemerintah hanya membeli saham namun tidak menyiapkan sarana maupun prasarana dalam pengelolaan saham pemerintah tersebut.
"Memang kecil hanya 8%, akan lebih baik jika pemerintah melalui Danantara sudah mestinya melek bisnis, mode digital bisnis transportasi sangat menjanjikan harus dimaksimalkan, minimal ada BUMN Pengelola transportasi mode digital roda 2 dan roda 4," kata Sandri kepada wartawan, Sabtu, 30 Mei 2026.
BACA JUGA:Gojek Sambut Hari Kebangkitan Nasional dengan Dukungan terhadap Skema Ojol Pemerintah
Sandri menjelaskan, berkembangnya bisnis transportasi online telah bertransformasi menjadi ekosistem masif yang mengintegrasikan layanan ride-hailing dengan sektor otomotif, logistik, dan finansial.
Inovasi dan model bisnis terintegrasi ini melalui Gojek dan ekosistem Astra International Dua pemain utama, Gojek (bagian dari grup GoTo) dan Grab, mendominasi pasar melalui integrasi mobilitas R4 (mobil) dan R2 (motor).
Ia yakini dengan layanan pendukung yang bertransformasi menjadi mode digital harusnya dimanfaatkan juga oleh danantara.
"Ini bisnis yang menjanjikan, harusnya Pemerintah melalui Danantara bukan sekadar pembelian saham. Namun, perlu didorong manajemen pengelolaan oleh pemerintah bisa jadi skema holding ke BUMN ada seperti DAMRI atau BUMN baru," pungkas Sandri.





