Perempuan Ditemukan Tewas di Pantai Pangandaran, Polisi Ungkap Fakta Ini

rctiplus.com
5 jam lalu
Cover Berita
Perempuan Ditemukan Tewas di Pantai Pangandaran, Polisi Ungkap Fakta IniNasional | inews | Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:18Dengarkan Berita

PANGANDARAN, iNews.id - Seorang perempuan ditemukan tewas di bibir Pantai Muara Tagog, Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (29/5/2026). Kejadian ini sontak menggemparkan warga setempat yang langsung melaporkan ke polisi.

Informasi diperoleh, mayat perempuan tersebut ditemukan di tepi pantai kawasan Dusun Bojong Kares RT 001 RW 015 Desa Babakan, tepatnya dekat area Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran. Jasad korban pertama kali ditemukan warga yang baru pulang memancing sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat melintas di lokasi, saksi melihat tubuh korban sudah terdampar di pinggir pantai. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga lain dan diteruskan ke polisi.

Menariknya, saksi yang menemukan korban mengaku sempat melewati lokasi yang sama sekitar pukul 14.00 WIB. Namun saat itu, saksi tidak melihat adanya korban maupun hal mencurigakan di sekitar pantai.

Informasi tersebut kemudian menjadi salah satu bahan penyelidikan petugas untuk mengungkap kronologi kejadian.

Baca Juga:May Day 2026, Ribuan Kendaraan Buruh Besok ke Jakarta, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin

Mendapat laporan dari masyarakat, aparat gabungan langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara. Petugas yang datang ke lokasi terdiri atas personel Polsek Pangandaran, Sat Polairud, Sat Reskrim, Tim Inafis Polres Pangandaran serta unsur terkait lainnya.

Setibanya di lokasi, petugas olah TKP, memasang garis polisi, meminta keterangan saksi hingga mengevakuasi korban untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Polairud Polres Pangandaran AKP M Anang Tri Sodikin mengatakan, identitas korban berhasil diketahui setelah proses identifikasi dilakukan. Korban diketahui berinisial RH (43), warga Kecamatan Pangandaran.

Dari hasil pemeriksaan medis terhadap jasad korban, polisi tidak menemukan adanya luka akibat benda tajam maupun tanda-tanda kekerasan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan indikasi penganiayaan. Dugaan sementara korban meninggal akibat tenggelam,” katanya dikutip dari iNews Pangandaran, Sabtu (30/5/2026).

Keterangan yang diperoleh dari pihak keluarga juga mengungkap korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan dalam beberapa waktu terakhir. Atas dasar pertimbangan keluarga, korban tidak dilakukan autopsi.

Baca Juga:HUT ke-1, Puspadaya Ajak Masyarakat Saksikan Pemutaran Dokumentasi Jejak Langkah

Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak proses autopsi lebih lanjut. Sementara itu, polisi masih mendalami administrasi terkait peristiwa tersebut.

Meski demikian, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menduga kuat kematian korban merupakan kecelakaan murni akibat tenggelam. Hingga saat ini, petugas tidak menemukan adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

#jabar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Teknologi Ban Balap Terus Berkembang
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 2, Ada 24 Jurusan
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Tertangkap Kamera Pamer Kemesraan, Gestur Kevin Gusnadi Saat Lakukan Satu Hal ke Ayu Ting Ting Ini Bikin Gemas
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Politisi PDIP Guntur Romli Sebut Safari Keliling Indonesia Jokowi Tak Akan Berpengaruh Pada Partai
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Wamendagri Ribka: Banyak OAP di Papua belum masuk data kependudukan
• 5 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.