Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno ingin stadion yang ada di Jakarta dikelola seperti San Siro stadium yang berada di Milan, Italia. Dia juga ingin stadion di Jakarta bisa mempersatukan dua klub sepak bola, seperti Inter Milan dan AC Milan.
"San Siro itu unik, San Siro satu stadion, tapi dia bisa mempersatukan dua klub besar, Inter Milan dan AC Milan. Sementara, maaf, Persija dengan Persib sampai sekarang masih gontok-gontokan," kata Rano di kawasan Pos Bloc Jakarta, Sabtu (30/5/2026).
"Ini sudah fasenya sudah harus lewat, karena olahraga itu sportif," imbuhnya.
Rano mengatakan Jakarta perlu belajar dari sistem pengelolaan stadion San Siro yang menurutnya berjalan profesional. San Siro, katanya, tidak hanya digunakan untuk pertandingan sepak bola, tetapi juga dimaksimalkan untuk kegiatan seni dan hiburan.
"Secara in business, event kesenian, art ekonomi atau bisnis performance music itu memberikan income yang jauh lebih besar daripada liga," ucapnya.
Meski begitu, penggunaan San Siro disebut sangat terjadwal. Rano mengungkapkan siapa pun yang ingin menggunakan stadion tersebut untuk menggelar pertunjukan harus melakukan pemesanan jauh hari.
"Kalau kalian mau pakai San Siro menjadi tempat untuk show apa pun, dua tahun sebelumnya mesti di-booking. Jadi nggak bisa seperti di sini, JIS penuh pindah GBK, GBK penuh pindah ke mana, nggak bisa lagi," kata Rano.
Oleh karena itu, dia menginginkan pengelolaan stadion di Jakarta seperti San Siro. Menurutnya, San Siro dikelola oleh manajamen yang baik.
"Itulah manajemen yang benar, itu yang harus kita belajar mungkin," katanya.
(bel/zap)





