Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mulai menyiapkan fondasi serius untuk menghadapi Piala AFF 2026. Skuad Garuda tidak ingin sekadar datang sebagai peserta, melainkan membawa persiapan yang benar-benar matang.
John Herdman memilih jalur yang cukup menantang untuk turnamen Asia Tenggara tersebut. Ia akan mengandalkan pemain-pemain domestik yang tampil di kompetisi lokal Indonesia.
Keputusan itu membuat persiapan fisik menjadi salah satu fokus utama tim pelatih. Pasalnya, sebagian pemain berada dalam periode jeda kompetisi sehingga kondisi kebugaran mereka harus kembali dinaikkan.
Hal tersebut disampaikan Herdman setelah memimpin pertandingan internal Timnas Indonesia di Stadion Madya, Jakarta, Sabtu (30/5/2026). Momen itu menjadi salah satu kesempatan penting baginya untuk melihat langsung kesiapan para pemain lokal.
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Herdman menegaskan bahwa para pemain terpilih tidak bisa menikmati masa libur terlalu panjang. Mereka harus segera kembali bekerja demi mempersiapkan diri menghadapi Piala AFF 2026.
"Sayangnya mereka tidak akan mendapat istirahat. Mereka harus bekerja untuk bersiap menghadapi AFF," ujar John Herdman di Stadion Madya, Jakarta, pada Sabtu (30/5/2026).
John Herdman ingin Timnas Indonesia memasuki turnamen dengan level kebugaran yang ideal. Ia tidak ingin pemain datang ke Piala AFF dalam kondisi menurun setelah jeda kompetisi.
Karena itu, program pemusatan latihan selama 20 hari di Bali pada awal Juli disiapkan sebagai bagian penting dari rencana besar tersebut. TC itu akan menjadi ruang bagi pemain untuk meningkatkan fisik, memahami taktik, dan membangun kekompakan tim.
- PSSI
Bagi Herdman, latihan akhir Mei ini bukan sekadar agenda biasa. Ia menggunakannya sebagai tahap evaluasi untuk melihat siapa saja pemain domestik yang benar-benar siap masuk dalam rencana Piala AFF.
"Saya perlu menilai kompetensi fisik mereka karena mereka sedang libur musim kompetisi," katanya.
Selain aspek fisik, Herdman juga menilai kemampuan pemain dalam memahami instruksi permainan. Pelatih asal Inggris itu ingin memastikan skuad Garuda memiliki dasar taktik yang kuat sebelum masuk ke persiapan utama di Bali.
Situasi ini membuat persaingan antarpemain lokal semakin ketat. Mereka bukan hanya dituntut tampil bagus secara teknik, tetapi juga harus menunjukkan komitmen besar dalam menjaga kondisi tubuh. (fan)



