Keputusan tersebut bukan hanya terkait jadwal turnamen, tetapi juga menjadi langkah penting dalam pengembangan talenta lokal dan pembentukan identitas permainan Timnas Indonesia.
"Ya, itu akan menjadi pemain lokal kita, pemain domestik kita," kata Herdman dalam rilis PSSI seusai memimpin sesi latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya, Jakarta, Sabtu (30/5).
1. Tidak Mengganggu Karier Pemain Diaspora di Eropa
Alasan pertama berkaitan dengan jadwal Piala AFF 2026 yang bertepatan dengan dimulainya musim baru di Eropa.
Sejumlah pemain diaspora Timnas Indonesia saat ini memperkuat klub-klub di Belanda, Belgia, Italia, Inggris, dan negara Eropa lainnya. Pada periode Juli hingga Agustus, mereka biasanya menjalani pramusim dan berjuang mendapatkan tempat di tim utama.
Herdman tidak ingin agenda tim nasional menghambat proses adaptasi dan perkembangan karier para pemain tersebut di klub masing-masing.
Selain membantu pemain diaspora fokus bersama klub, keputusan ini juga menjaga hubungan profesional antara Timnas Indonesia dan klub-klub yang menaungi mereka.
2. Memberi Kesempatan Besar bagi Pemain Liga Indonesia
Piala AFF 2026 akan menjadi panggung penting bagi pemain-pemain lokal untuk menunjukkan kualitas mereka di level internasional.
Menurut Herdman, pemain yang tampil di Liga Indonesia juga layak mendapatkan kesempatan membela tim nasional dan merasakan atmosfer pertandingan antarnegara.
Kesempatan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi para pemain domestik untuk terus berkembang dan bersaing memperebutkan tempat di skuad Garuda.
Lebih jauh, kebijakan tersebut juga mengirim pesan bahwa performa di kompetisi lokal tetap menjadi jalur utama menuju Timnas Indonesia.
3. Bangun Fondasi Timnas Indonesia untuk Jangka Panjang
Alasan ketiga sekaligus yang paling strategis adalah membangun fondasi Timnas Indonesia untuk masa depan.
Dengan mengandalkan pemain yang berasal dari lingkungan kompetisi yang sama, Herdman memiliki kesempatan lebih besar untuk membentuk identitas permainan yang konsisten dan terorganisasi.
Pemain-pemain lokal juga dapat lebih cepat memahami sistem taktik yang diterapkan karena memiliki latar belakang kompetisi yang serupa.
Dalam jangka panjang, kelompok pemain ini diharapkan menjadi tulang punggung Timnas Indonesia di berbagai ajang internasional dan menciptakan regenerasi yang lebih stabil.
Piala AFF 2026 Jadi Ajang Pembuktian Talenta Lokal
Keputusan Herdman mengandalkan pemain domestik membuat Piala AFF 2026 menjadi ajang pembuktian bagi talenta-talenta terbaik Liga Indonesia.
Turnamen ini tidak hanya menjadi target prestasi, tetapi juga menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan pemain lokal yang selama ini dilakukan klub-klub Indonesia.
Jika mampu tampil kompetitif dan meraih hasil positif, strategi Herdman bisa menjadi langkah penting dalam memperkuat kepercayaan terhadap kualitas pemain lokal sekaligus membangun Timnas Indonesia yang lebih solid di masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)





