Jakarta, tvOnenews.com - Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat menilai program Koperasi Merah Putih terlalu dipaksakan hingga menyulitkan pemerintah daerah.
Menurutnya, pemerintah harus mengubah pola bahwa seluruh program dan kebijakan harus mendengarkan suara dan kebutuhan rakyat. Bukan atas kepentingan pemerintah itu sendiri.
“Kita harus juga merubah pola supaya semuanya itu tidak langsung turun dari atas. Bawah ini kan juga harus didengarkan,” ujar Djarot kepada wartawan di Hotel Novotel Mangga Dua, Jakarta Utara, Sabtu (30/5/2026).
Dia lantas mengatakan bahwa pembangunan Koperasi Merah Putih terlalu dipaksakan. Pasalnya, PDIP menilai bahwa pembentukan koperasi berawal dari masyarakat yang merupakan anggota dari koperasi itu.
“Karena koperasi itu tumbuh dari bawah, dari anggota, bukan dari atas. Maka daripada itu ya, agak aneh misalkan kalau koperasi ini dari atas dan kemudian daerah-daerah ini wajib untuk membangun gerai-gerai Koperasi Merah Putih,” ujar Djarot.
Menurut Djarot, kewajiban pendirian gerai-gerai Koperasi Merah Putih akan menyulitkan pemerintah daerah. Dia menilai program ini juga berdampak pada kerusakan lingkungan jika dibangun di atas lahan hijau.
“Ini yang kasihan yang susah itu pemerintah daerah, dan yang berbahaya apabila terjadi alih fungsi lahan. Di mana sebenarnya lahan terbuka hijau dan subur, kemudian digunakan untuk bangunan tadi,” pungkasnya.(saa/raa)




