Gabriel Magalhaes Tetap Disanjung Selangit Media-Media Inggris meski Bikin Arsenal Gagal Juara Liga Champions

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Bek tengah Arsenal, Gabriel Magalhaes, tetap mendapatkan sanjungan selangit dari media-media Inggris. Hal ini terlepas dari kegagalannya membobol gawang Paris Saint-Germain dalam sesi adu penalti.

The Gunners gagal menjuarai Liga Champions 2025-2026 usai kalah dalam sesi tos-tosan. Duel di Puskas Arena, Budapest, Hungaria berakhir dengan drama pada Minggu (31/5/2026) dini hari WIB.

Kedua tim sama-sama kesulitan untuk mencetak gol kedua setelah 120 menit bertarung. Kai Havertz membuka skor untuk Arsenal di menit keenam, namun disamakan oleh Ousmane Dembele lewat penalti pada menit ke-65.

Dalam sesi tos-tosan, satu dari tiga penendang penendang pertama dari PSG maupun Arsenal gagal melaksanakan tugasnya. Sesi tos-tosan berlangsung sengit hingga penendang terakhir hingga kelima.

Lucas Beraldo berhasil melaksanakan tugasnya untuk PSG. Itu membuat Gabriel Magalhaes menjadi penentu nasib kedua tim.

Tembakan bek tengah asal Brasil itu sama sekali jauh dari sasaran. Bola melambung di atas gawang kawalan Matvey Safonov.

Gabriel menjadi penyebab Arsenal gagal menikmati gelar juara Liga Champions pertamanya. Namun, dia tidak bermain buruk secara keseluruhan.

Media-media Inggris mengakui dampak signifikan yang dihadirkan bek tengah asal Brasil tersebut. Independent pun menaruh nilai 8 kepada pemain berusia 28 tahun tersebut.

Menurut media Inggris tersebut, Gabriel tampil dengan gemilang untuk meredam dampak dari para pemain PSG di sepanjang laga, terutama Khvicha Kvaratskhelia di babak pertama. Satu-satunya momen yang menodai penampilannya hanyalah eksekusi penalti.

“Melakukan tekel luar biasa saat bola terlepas dan jatuh ke kaki Kvaratskhelia di babak pertama. Ia mengatur waktu tekelnya dengan sempurna dan menggagalkan peluang penyerang untuk menembak,” tulis Independent.

“Ia juga melakukan tekel penyelamatan terakhir untuk merebut bola dari Doue. Ia menjadi pemain bertahan yang menonjol di lini belakang yang solid. Satu-satunya kesalahan adalah kegagalannya mengeksekusi penalti yang memberikan trofi kepada PSG,” tambahnya.

Mirror juga sepakat. Gabriel Magalhaes dinilai tampil gemilang sepanjang laga dan hanya dinodai oleh kegagalan penalti.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BRI Region 6 Gelar Onboarding Pekerja Tahap 3 untuk Perkuat Profesionalisme Kerja
• 22 jam lalumediaapakabar.com
thumb
PDIP Minta Pemerintah Umumkan ke Publik Agenda dan Target Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo
• 40 menit lalutvonenews.com
thumb
FA7 Indonesia Siap Hadapi Brasil di Semifinal IFA7 World Championship 2026 di Honduras, Ini Sejarah Baru Sepak Bola 7 Nasiona
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Layanan Imigrasi Palopo Permudah Warga “Turun Gunung” Mengurus Paspor Secara Mandiri
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Mitchell Baker dan Luke Vickery Hadir di TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Fix Dinaturalisasi buat Bela Garuda?
• 18 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.