Juara Liga Tapi Dicekal FIFA, Persib Perpanjang Daftar Klub Indonesia yang Tersandung Sanksi

wartaekonomi.co.id
1 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Persib Bandung tengah menikmati status sebagai salah satu klub terbaik di Indonesia, namun kabar kurang menyenangkan justru datang dari level internasional. Klub berjuluk Maung Bandung itu resmi masuk daftar sanksi FIFA dan tidak dapat mendaftarkan pemain baru hingga persoalan yang menjadi dasar hukuman tersebut diselesaikan.

Masuknya Persib ke FIFA Registration Ban List pada 29 Mei 2026 sekaligus menambah panjang daftar klub Indonesia yang tersandung sanksi dari federasi sepak bola dunia. Kondisi ini memunculkan sorotan terhadap tata kelola klub nasional yang masih berulang kali berhadapan dengan persoalan administratif maupun sengketa kontrak.

Status Persib menjadi perhatian besar karena klub tersebut baru saja menikmati periode positif di kompetisi domestik. Namun di tengah persiapan menghadapi musim baru, mereka justru harus berurusan dengan larangan aktivitas transfer dari FIFA.

Sanksi tersebut berlaku tanpa batas waktu hingga masalah yang menjadi dasar keputusan FIFA diselesaikan. Meski demikian, FIFA tidak menjelaskan secara rinci penyebab hukuman tersebut saat pertama kali memasukkan nama Persib ke dalam daftar.

Belakangan, manajemen Persib memberikan penjelasan bahwa perkara itu berkaitan dengan proses penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain mereka, Daisuke Sato. Klub menegaskan kasus tersebut bukan disebabkan tunggakan gaji maupun pengabaian hak-hak pemain.

Persib memastikan tengah menyelesaikan persoalan tersebut sesuai mekanisme yang berlaku. Manajemen juga menegaskan komitmen klub untuk tetap menjalankan tata kelola profesional dan memenuhi seluruh kewajiban kontraktual kepada para pemain.

Masuknya Persib ke daftar sanksi FIFA membuat jumlah klub Indonesia yang tercatat pernah atau sedang menerima hukuman serupa bertambah menjadi delapan klub. Fakta tersebut menjadi alarm bagi sepak bola nasional yang masih menghadapi persoalan berulang terkait manajemen klub.

Selain Persib, sejumlah klub lain yang tercatat berada dalam daftar tersebut adalah Semen Padang, PSIS Semarang, dan PSM Makassar. Sebelumnya, Kalteng Putra, PSCS Cilacap, Persiwa Wamena, hingga PSBS Biak juga pernah masuk daftar sanksi FIFA.

Kasus PSBS Biak bahkan menjadi sorotan tersendiri karena klub tersebut tercatat beberapa kali muncul dalam FIFA Registration Ban List dalam kurun waktu yang relatif singkat. Kondisi itu menunjukkan persoalan administratif dan sengketa kontrak masih menjadi tantangan serius di sejumlah klub Indonesia.

Secara umum, FIFA biasanya menjatuhkan larangan registrasi pemain kepada klub yang belum menyelesaikan kewajiban terhadap pemain, pelatih, atau pihak lain yang memenangkan sengketa. Selama kewajiban tersebut belum dipenuhi, sanksi dapat tetap berlaku.

Baca Juga: Persib Jelaskan Sanksi Transfer Ban FIFA, Ternyata Terkait Sengketa Kontrak Daisuke Sato

Fenomena ini menunjukkan bahwa persoalan sepak bola Indonesia tidak hanya berada di atas lapangan, tetapi juga dalam aspek pengelolaan klub. Di tengah meningkatnya kualitas kompetisi dan antusiasme suporter, profesionalisme manajemen masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.

Bagi Persib, penyelesaian kasus ini menjadi hal mendesak agar klub dapat kembali leluasa bergerak di bursa transfer. Sementara bagi sepak bola Indonesia secara keseluruhan, bertambahnya jumlah klub yang tersandung sanksi FIFA menjadi peringatan bahwa reformasi tata kelola klub masih belum selesai.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tinjau BSPS di Kendari, Tito Tekankan Negara Hadir di Tengah Rakyat
• 21 jam laludetik.com
thumb
2 Perwira Polri Digeser ke Baintelkam setelah Mutasi Mei 2026
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
Puncak Haji 2026 Berakhir, Seluruh Jemaah Indonesia Sudah Tinggalkan Mina
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
KAI: 1,21 juta Tiket Ludes Terjual, Jakarta-Yogyakarta Paling Laris
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
"Glow of Peace" Hiasi Bundaran HI, Pemprov DKI Sambut Waisak 2570 BE
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.