HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Paris Saint-Germain (PSG) sukses mempertahankan gelar juara Liga Champions setelah menaklukkan Arsenal lewat adu penalti 4-3 di Puskas Arena, Minggu (31/5/2026) dini hari. Kemenangan ini sekaligus membuat Luis Enrique masuk deretan pelatih elite. Samai rekor Bob Paisley, Zinedine Zidane, dan Pep Guardiola.
Dalam laga ini gol dari kedua tim membuat laga berjalan seimbang hingga waktu tambahan berakhir tanpa tambahan gol. Namun, kegagalan Gabriel Magalhaes mengeksekusi penalti yang melayang di atas mistar gawang menjadi momen krusial yang memastikan gelar juara tetap di tangan PSG.
Sementara itu, Arsenal harus menelan kekecewaan karena gagal meraih gelar juara Liga Champions untuk kedua kalinya setelah sebelumnya juga gagal di partai final.
Pelatih Legendaris Liga ChampionsKesuksesan ini membawa Luis Enrique menyamai torehan pelatih legendaris yang telah meraih minimal tiga gelar. Sebelumnya, hanya ada empat pelatih yang mencapai prestasi tersebut, yakni Bob Paisley, Zinedine Zidane, Pep Guardiola dengan masing-masing tiga gelar, serta Carlo Ancelotti yang mengoleksi lima gelar.
Enrique kini memiliki tiga gelar Liga Champions setelah keberhasilan pada 2015, 2025, dan yang terbaru di 2026.
Rekor Kemenangan TertinggiLebih dari itu, Luis Enrique juga tercatat sebagai pelatih dengan rasio kemenangan tertinggi di Liga Champions, yakni 63,3 persen, dengan syarat minimal sudah melakoni 50 pertandingan atau lebih.
“Apakah saya manajer legendaris? Saya tidak tertarik dengan itu,” kata Enrique kepada BBC Sport, menanggapi pencapaiannya yang luar biasa tersebut.
Kendati demikian, prestasi ini semakin mengukuhkan posisi Enrique sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia sepak bola saat ini.





