TABLOIDBINTANG.COM - Penggunaan identitas selebritas untuk menjalankan aksi penipuan kembali marak terjadi di media sosial. Kali ini, nama pedangdut Lesti Kejora disalahgunakan oleh sejumlah akun palsu yang beroperasi di TikTok dan WhatsApp.
Penyanyi berusia 26 tahun itu pun mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap akun yang mengaku sebagai dirinya. Imbauan tersebut muncul setelah ditemukan berbagai modus penipuan yang memanfaatkan popularitas Lesti untuk menjaring korban.
Kuasa hukum Lesti Kejora, Sadrakh Seskoadi, menjelaskan para pelaku membuat akun TikTok dengan menggunakan nama, foto, dan identitas yang menyerupai istri dari Rizky Billar tersebut. Tujuannya adalah menarik perhatian penggemar dan membangun kepercayaan sebelum melancarkan aksi penipuan.
Tak hanya aktif di TikTok, akun-akun tersebut juga mencantumkan nomor WhatsApp agar calon korban dapat berkomunikasi secara langsung. Setelah itu, korban diarahkan untuk melanjutkan percakapan di luar platform media sosial.
Menurut Sadrakh, para pelaku biasanya meminta sejumlah data pribadi dengan berbagai alasan. Setelah mendapatkan informasi yang dibutuhkan, mereka menawarkan beragam keuntungan finansial maupun penjualan merchandise yang diklaim berasal dari Lesti Kejora.
Dalam beberapa kasus, pelaku bahkan menyamar sebagai sang penyanyi untuk meyakinkan korban agar mengikuti instruksi yang diberikan. Cara tersebut dinilai efektif karena memanfaatkan kedekatan emosional penggemar dengan idolanya.
Data pribadi yang berhasil dikumpulkan kemudian diduga dimanfaatkan untuk berbagai tindakan yang merugikan korban, termasuk pengajuan pinjaman online tanpa sepengetahuan pemilik identitas.
“Setelah data tersebut dikumpulkan oleh para penipu ini, kemudian mereka menggunakan data itu salah satunya untuk pinjol. Kerugian cukup bervariasi dari puluhan hingga ratusan juta rupiah,” kata Sadrakh Seskoadi.
Akibat praktik tersebut, sejumlah korban dilaporkan mengalami kerugian finansial dengan nominal yang tidak sedikit. Karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi akun resmi figur publik dan tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang belum jelas identitasnya.




