Grid.id - Seorang pria di Ciputat terbakar ketika hendak membakar sate daging kurban. Begini kronologi peristiwa tersebut.
Peristiwa memilukan terjadi di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Seorang pria menderita luka bakar 80 persen karena tubuhnya terbakar.
Kronologi pria di Ciputat terbakar itu berawal pada Rabu (27/5/2026) malam, pada pukul 19.30 WIB. DF (29) hendak membuat sate dari daging kurban yang didapatkannya hari itu pada perayaan Idul Adha.
Sebelum memanggang daging, ia pergi membeli bensi jenis Pertalite di sebuah warung yang terletak di depan rumah kontrakannya. DF membeli bensin sebanyak 1 liter di dalam plastik.
DF kemudian pulang dan menyalakan arang di tempat pembakaran sate. Melansir Tribunnews, DF juga menggunakan kipas angin agar arang cepat menjadi bara api.
Karena bara api kurang menyala, DF kemudian menuangkan bensin yang ia beli. Nahas, setelah itu, api menyambar ke badan korban.
"Korban membeli bensin jenis Pertalite sebanyak satu liter yang dimasukkan ke dalam kantong plastik untuk membantu menyalakan api," ujar Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq dalam keterangan tertulis, dilansir dari Kompas.com.
DF kemudian minta tolong dan warga pun memadamkan api di badan korban. DF dibawa ke RS Helsa Ciputat untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Namun dikarenakan luka bakarnya sangat serius yakni sebesar 80 persen, DF pun dirujuk ke RS Pusat Pertahanan Negara Panglima Besar Soedirman untuk dirawat.
"Badan dia kebakar hampir 80 persen menurut orang yang menolong," ujar Kompol Bambang lagi.
Setelah kejadian itu, Kompol Bambang menghimbau masyarakat agar berhati-hati ketika menggunakan bensin sebagai bahan bakar untuk memasak.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan bahan bakar secara sembarangan untuk memicu api karena sangat berbahaya dan dapat menimbulkan kecelakaan,” ujarnya. (*)
Artikel Asli



