Sakuranesia dan Uzbekistan jalin kerja sama pendidikan tiga negara

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Yayasan Sakuranesia dan Karakalpak State University menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) di Nukus, Uzbekistan, perihal kerja sama internasional pada bidang pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya manusia, serta pertukaran budaya yang melibatkan Uzbekistan, Indonesia, dan Jepang.

"Pertukaran pendidikan dan penelitian yang menghubungkan Uzbekistan, Jepang, dan Indonesia memiliki potensi untuk menciptakan jaringan baru pengetahuan dan budaya di Asia," kata Penasihat Pendidikan Yayasan Sakuranesia Ken Ito dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Penandatanganan MoU tersebut dihadiri oleh Founder Yayasan Sakuranesia Tovic Rustam, penasihat pendidikan yayasan Ken Ito, dan Rektor Karakalpak State University Jollibekov Berdiyar Bakhtiyarovich.

Kerja sama didukung oleh Visiting Professor di Institute of Agriculture and Agrotechnologies of Karakalpakstan, Satoshi Togashi, serta Janbolat Akseytov selaku Assistant Professor di institut yang sama, mereka berperan sebagai koordinator pengembangan kolaborasi internasional tersebut.

Baca juga: Akademi China kuno dorong pertukaran budaya lewat kearifan Timur

Selama ini Yayasan Sakuranesia aktif mendorong inisiatif pertukaran pendidikan, seni, dan budaya yang menghubungkan Indonesia dan Jepang, dengan jejaring yang ada di Indonesia.

Jejaring tersebut mencakup Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Bunkyo Gakuin University, Sanko Gakuin (Azalee Group), Weathernews, dan Tsuzuki Education Group di Jepang.

Melalui MoU tersebut, kerja sama diharapkan berkembang dalam bentuk pertukaran mahasiswa, penelitian bersama, pengembangan sumber daya manusia, serta kolaborasi multidisipliner di bidang pertanian, lingkungan, seni, budaya, dan inovasi sosial.

Chairman dan Founder Yayasan Sakuranesia Sakura Ijuin menyatakan penandatanganan MoU itu mempertegas komitmen yayasan dalam mendorong pengembangan pendidikan dan budaya antarbangsa sebagai upaya membangun jembatan persahabatan dan harmoni peradaban di kawasan Asia dan dunia.

Rektor Karakalpak State University Jollibekov Berdiyar Bakhtiyarovich berharap kerja sama tersebut menjadi fondasi bagi hubungan antarbangsa yang lebih erat.

"Melalui perjanjian ini, saya berharap pertukaran budaya dan akademik antara Indonesia, Jepang, dan Uzbekistan akan semakin berkembang," ujarnya.

Baca juga: Sakuranesia jajaki kolaborasi pendidikan dan budaya di Kyoto

Baca juga: Yayasan Jepang-Indonesia bantu dua sekolah rusak di Lamahala, Adonara


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PDI-P: Megawati Insya Allah Hadir di Upacara Hari Pancasila
• 22 jam lalukompas.com
thumb
45+ Ucapan Hari Raya Waisak 2570 BE untuk Keluarga hingga Teman
• 21 menit laludetik.com
thumb
Dedi Mulyadi Panggil Remaja Penjual Rempeyek di Sukajadi, Langsung Borong Dagangan dan Janjikan Tabungan Rp5 Juta
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Mendagri Dorong Sinergi Lintas Daerah di Sulawesi untuk Percepat Pemerataan Ekonomi
• 15 jam laludisway.id
thumb
Gubernur nyatakan Stadion Teladan laik digunakan Piala AFF U19
• 9 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.