Liputan6.com, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat Buddha terus memperkuat toleransi, persaudaraan, welas asih, dan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Menurut dia, keberagaman merupakan kekuatan yang memperkokoh persatuan Indonesia di tengah dinamika dan tantangan global yang semakin kompleks.
Advertisement
Nasaruddin menegaskan, Hari Raya Waisak tidak hanya menjadi momentum peringatan keagamaan. Namun, juga ruang refleksi untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan universal yang relevan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Perayaan Waisak mengajak kita untuk kembali menumbuhkan kebijaksanaan, welas asih, dan kedamaian dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut tidak hanya penting bagi umat Buddha, tetapi juga menjadi fondasi bagi terciptanya masyarakat yang harmonis, toleran, dan saling menghormati," ujar Nasaruddin dikutip dari siaran pers, Minggu (31/5/2026).
Dia mengajak umat Buddha untuk merenungkan makna Trisuci Waisak yang memperingati tiga peristiwa agung dalam kehidupan Sang Buddha, yakni kelahiran Pangeran Siddharta Gautama, pencapaian Pencerahan Sempurna, dan Parinibbana.




