SURABAYA, KOMPAS.TV - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menegaskan komitmennya dalam menciptakan layanan transportasi yang aman dan nyaman, dengan menjatuhkan sanksi blacklist kepada pelaku pelecehan seksual di lingkungan kereta api.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan, KAI menerapkan kebijakan zero tolerance atau tanpa toleransi terhadap segala bentuk tindakan yang mengganggu keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pelanggan selama menggunakan layanan kereta api.
KAI, lanjutnya, tidak akan memberikan ruang bagi pelaku pelecehan seksual di lingkungan transportasi publik.
Baca Juga: Blue Moon Malam Ini 31 Mei 2026 Jam Berapa? Berikut Waktu Terbaik Menurut BRIN
"Kami mengajak seluruh pelanggan untuk bersama-sama menciptakan lingkungan perjalanan yang aman dan saling menghormati. Pelanggan diimbau untuk segera melapor kepada petugas apabila mengalami, melihat, atau mengetahui adanya tindakan yang mengarah pada pelecehan seksual maupun tindak kriminal lainnya," kata Mahendro dalam keterangan resminya di Surabaya, dikutip Minggu (31/5/2026).
Ia menyampaikan, pada periode 2024 hingga 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah menjatuhkan sanksi pemblokiran atau blacklist kepada sembilan pelaku pelecehan seksual.
Kebijakan tersebut diharapkan memberikan efek jera sekaligus melindungi pelanggan dari potensi kejadian serupa di masa mendatang.
Baca Juga: Pemprov Jatim Buka 500 Undangan Gratis Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Grahadi
Mahendro menyatakan, setiap laporan yang diterima akan ditindaklanjuti secara serius. Petugas KAI akan memberikan pendampingan kepada korban, mengamankan terduga pelaku, melakukan pemeriksaan awal, serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum apabila ditemukan unsur pidana.
Selain penindakan, KAI juga terus memperkuat upaya pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi mengenai bahaya pelecehan seksual.
Penulis : Dina Karina Editor : Desy-Afrianti
Sumber :
- kai daop 8 surabaya
- pelecehan seksual kereta
- blacklist pelaku pelecehan
- sanksi pelecehan seksual kereta
- pt kai





