Bos WO Marwah Sempat Kabur, Jual HP Istri hingga Motor Saat Dikejar Polisi

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemilik Wedding Organizer (WO) Marwah berinisial RM dan ER yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan calon pengantin, sempat melarikan diri sebelum ditangkap polisi.

Hal itu diungkapkan salah satu korban WO Marwah, Aldy (32), berdasarkan informasi dari penyidik kepolisian yang ia terima.

Aldy juga hadir dalam pertemuan korban dengan pihak terduga pelaku yang dimediasi Polres Metro Jakarta Timur.

Baca juga: Buron Kasus WO Marwah, Pasutri Ini Ditangkap di Bandung Barat

"Untuk pertemuan kemarin, infonya sih ditangkapnya di Bandung. Pokoknya kabur itu mulai dari tanggal 22 Mei, hari Jumat," ujar Aldy saat dihubungi Kompas.com, Minggu (31/5/2026).

Ia menyebut, selama masa pelarian, RM diduga sempat menjual sejumlah barang pribadi untuk kebutuhan hidup.

"Dia (RM) itu sempat jual handphone istrinya itu Rp 3 juta kalau enggak salah, sama mau jual motornya juga katanya buat biaya kontrakan tinggal di sana itu Rp 700.000," jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, hadir sembilan pasangan calon pengantin sebagai perwakilan korban. Mereka juga mendengarkan penjelasan dari ER selaku istri RM.

ER dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa dirinya bersama suami akan mengganti kerugian para korban yang jumlahnya mencapai 58 pasangan.

Ia menyebut pengembalian dana akan dilakukan dalam waktu enam bulan.

Baca juga: “Kamu Berbohong Terus”, Teguran Keras Kapolres untuk Owner WO Marwah

Namun saat ditanya soal jaminan, ER mengaku tidak ada aset yang bisa dijadikan kepastian selain barang-barang yang masih dimiliki.

"Dia (ER) bilang enggak ada jaminan, paling cuma aset dia yang di Rorotan itu. Itu cuma berupa dekor, piring-piring, alat masak, semua itu aja sih sama busana," kata Aldy.

Menurut para korban, penjelasan yang disampaikan tidak memberikan kepastian dan cenderung berbelit-belit. Bahkan, pihak kepolisian yang hadir dalam pertemuan itu juga disebut menilai keterangan dari pihak terduga pelaku tidak konsisten.

Pertemuan antara korban dan pihak WO Marwah tersebut tidak menghasilkan kesepakatan. Para korban kemudian sepakat menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada Polres Metro Jakarta Timur.

"Kita serahin semua ke kepolisian untuk nyelidikin semuanya. Kita juga tanyakan uang-uangnya itu ke mana? Kalau kata dia sih untuk gali lubang tutup lubang," ungkap Aldy.

Ia menambahkan, dana dari para korban diduga digunakan untuk menutup biaya operasional setelah usaha mengalami kesulitan.

Baca juga: Owner WO Marwah Janji Ganti Rugi dalam 6 Bulan Jika Tak Dipenjara

Sebelumnya, Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur telah menangkap pemilik WO Marwah yang diduga melakukan penipuan terhadap puluhan calon pengantin. Keduanya kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Berdasarkan data kepolisian, sebanyak 58 calon pengantin diduga menjadi korban. Dari jumlah tersebut, dua pasangan sempat melangsungkan pernikahan namun tidak mendapatkan fasilitas sesuai perjanjian, sementara 56 pasangan lainnya gagal menggelar acara.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dari 24 korban yang telah terdata, total kerugian sementara mencapai Rp 2.658.885.000 dan masih berpotensi bertambah seiring proses pendataan.

Polisi masih mendalami kasus ini untuk mengungkap modus serta memastikan seluruh korban terdata dan proses hukum berjalan tuntas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Meta dikabarkan kembangkan liontin berbasis AI
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Cara Bedakan Asam Urat dengan Rematik, Jangan Salah!
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Wamenhaj: Armuzna Tuntas, Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Mina
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Fix! Persib dan Borneo FC Jadi Wakil Indonesia di Piala ASEAN Musim Depan, Drawing di Jakarta pada 5 Juni 2026
• 23 jam lalubola.com
thumb
Detik-Detik PSG Juara Liga Champions, Kalahkan Arsenal di Adu Penalti
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.