JAKARTA, DISWAY.ID - Karier politik dan militer Menteri Pertahanan RI periode 2014–2019, Ryamizard Ryacudu, penting untuk diketahui seiring dengan kabar duka yang mengabarkan mantan Menhan era Presiden Joko Widodo itu meninggal dunia.
Almarhum meninggal dunia pada Minggu 31 Mei 2026 pukul 14.03 WIB di Ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU) RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.
Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu lahir di Palembang, Sumatera Selatan, pada 21 April 1950.
BACA JUGA:Ryamizard Ryacudu Menteri Pertahanan Era Jokowi Meninggal Dunia
Riwayat PendidikanPutra dari Brigjen TNI (Purn) Ryacudu ini mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk dunia militer setelah lulus dari Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) Darat pada tahun 1973.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan militernya melalui berbagai jenjang, termasuk Suscapa dan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad).
BACA JUGA:PDIP Tak Khawatir Jokowi Safari ke Berbagai Daerah, Djarot: Kami Justru Semakin Solid!
Karier Militer dan PolitikKarier militernya dimulai dari berbagai penugasan di Kodam XII/Tanjungpura sebagai komandan peleton, komandan kompi, hingga komandan batalyon.
Berkat dedikasi dan kepemimpinannya, Ryamizard terus menapaki jenjang karier strategis, mulai dari Komandan Brigade Infanteri 17 Kostrad, Asisten Personel Kasdam VII/Wirabuana, Kepala Staf Divisi Infanteri 2/Kostrad, Kasdam II/Sriwijaya, hingga Kepala Staf Kostrad.
Pada tahun 1999, ia dipercaya memimpin Kodam V/Brawijaya sebelum menjabat sebagai Pangdam Jaya pada periode 1999–2000.
BACA JUGA:Jokowi Siap Keliling Indonesia, PDIP: Barangkali Mau Netralisir Kasus Ijazah Palsu
Kariernya semakin bersinar saat ditunjuk sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) pada 2000–2002.
Dikenal sebagai sosok prajurit yang tegas dan berkomitmen menjaga persatuan bangsa, Ryamizard Ryacudu juga mengemban amanah sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia pada periode 2014–2019.
Setelah Jokowi terpilih menjadi presiden, Ryamizard dipercaya mengemban jabatan Menteri Pertahanan dalam Kabinet Kerja. Ia menjabat selama lima tahun, dari 27 Oktober 2014 hingga 20 Oktober 2019.
BACA JUGA:Polemik Ijazah Jokowi Berlarut, Hendri Satrio Bandingkan dengan Permasalahan Arsul Sani
- 1
- 2
- »





