JAKARTA, DISWAY.ID - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari merespon kritikan eks Wamenlu Dino Patti Djalal soal lawatan Presiden Prabowo Subianto ke berbagai negara yang dianggap sebagai pemborosan.
Qodari menegaskan bahwa dalam setiap kebijakan luar negeri, Presiden Prabowo selalu mengedepankan asas manfaat bagi Indonesia.
Menurutnya, setiap perjalanan luar negeri dilakukan dengan mempertimbangkan keuntungan yang dapat diperoleh bangsa dan negara.
BACA JUGA:Benarkah Prabowo akan Lawatan ke Austria dan Hungaria Usai dari Paris? Qodari Buka Suara
"Pasti asas manfaat menjadi sesuatu yang utama bagi Presiden dalam mengambil langkah-langkah soal luar negeri. Manfaat itu dalam pengertian untuk bangsa dan negara," ujar Qodari di Wisma Danantara, Minggu, 31 Mei 2026.
Ia menegaskan bahwa setiap perjalanan luar negeri Presiden dilakukan dengan mempertimbangkan asas kemanfaatan bagi bangsa dan negara.
BACA JUGA:Heboh Homeless Media Masuk Daftar New Media Forum, Qodari Akui Followers Ratusan Juta
Karena itu, menurut dia, penilaian terhadap biaya kunjungan tidak bisa dilepaskan dari hasil yang diperoleh Indonesia.
"Ya kembali lagi, bagaimana kemudian asas kemanfaatan yang dibawa itu kan juga harus dipertimbangkan atau diperhitungkan," kata dia.
Namun demikian, ia mengaku menghormati kritikan dari Dino.
"Kita terima kasih atas semua masukan dan saran ya, apalagi memang kalau untuk masa depan bangsa," imbuhnya.
BACA JUGA:Heboh Video Amien Rais, Qodari Wanti-wanti Publik Soal Bahaya Konten Hoaks: Saya Prihatin Ya
Sebelumnya, Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal memberikan 5 saran terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk mengurangi perjalanan ke luar negeri.
Menurut Dino, frekuensi kunjungan luar negeri Presiden dinilai terlalu tinggi dan berdampak pada anggaran negara di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.
“Sebagai sahabat lama dan mewakili komunitas internasional dan rakyat, saya mengimbau Presiden Prabowo untuk mengurangi perjalanan ke luar negeri secara signifikan,” ujar Dino melalui akun Instagram pribadinya, dikutip, Minggu, 31 Mei 2026.
- 1
- 2
- 3
- »





