PSIS Semarang langsung bergerak menatap musim 2026/27 meski kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 baru saja berakhir. Langkah awal dilakukan dengan menunjuk Widodo Cahyono Putro sebagai pelatih kepala baru yang akan memimpin Laskar Mahesa Jenar pada musim mendatang.
Manajemen PSIS resmi memperkenalkan Widodo pada Senin (18/5/2026) malam. Pelatih yang akrab disapa WCP itu datang dengan modal prestasi setelah sukses membawa Garudayaksa FC menjuarai Pegadaian Championship 2025/26.
Kehadiran Widodo sekaligus menggantikan Kas Hartadi yang menangani PSIS pada penghujung musim lalu. Meski menghadapi situasi sulit, Kas berhasil membawa Mahesa Jenar bertahan di kasta kedua. PSIS menutup musim di peringkat kedelapan dari 10 peserta Grup 2 atau Grup Timur.
Menatap musim baru, Widodo mengaku sudah memiliki gambaran mengenai komposisi tim yang akan dibangun. Selain mempertahankan sejumlah pemain lama, PSIS juga akan mendatangkan beberapa pemain baru untuk menyesuaikan kebutuhan tim dan skema permainan yang diinginkannya.
"Ada beberapa pemain yang bertahan, lalu ada pemain baru yang sudah sesuai dengan skema saya. Untuk beberapa posisi lain masih dalam tahap negosiasi," kata Widodo.
Perombakan skuad dipastikan cukup besar. Sejumlah pemain yang sebelumnya menjadi bagian tim sudah tidak lagi bersama PSIS. Otavio Dutra dan Alberto Goncalves kini memperkuat Persekabpas Pasuruan, sementara Rafael Rodrigues atau Rafinha telah kembali ke klub asalnya, PSIM Yogyakarta.
Widodo menegaskan fokusnya adalah memperkuat kedalaman skuad agar tim mampu bersaing sepanjang musim. Ia menginginkan setiap posisi memiliki dua pemain dengan kualitas yang seimbang, sementara untuk posisi penjaga gawang disiapkan empat pemain.
"Saya ingin setiap posisi diisi dua pemain, kecuali penjaga gawang, empat pemain. Kalau nanti masih kurang tentu akan kami tambah lagi," ujarnya.
Pelatih asal Cilacap, Jawa Tengah, itu juga membuka peluang membawa beberapa mantan anak asuhnya di Garudayaksa FC. Menurutnya, pemain-pemain yang tidak mendapatkan perpanjangan kontrak di Liga 1 dan sesuai dengan karakter permainan yang diinginkannya berpotensi direkrut pada bursa transfer.
"Memang ada beberapa nama (yang akan didatangkan)," kata Widodo tanpa mengungkap identitas pemain yang masuk dalam daftar incarannya.
Dengan pengalaman menangani sejumlah klub di Liga 1 dan Liga 2, Widodo berharap dapat membawa PSIS tampil lebih konsisten. Ia juga telah menyiapkan konsep permainan yang akan menjadi identitas Mahesa Jenar musim depan.
Baca Juga: FIFA 'Cuek' Nasib Timnas Iran di Piala Dunia 2026 Masih Belum Jelas, Bahkan Belum dapat Visa
"Saya sudah punya bayangan game plan untuk PSIS nanti. Saya suka permainan menyerang, tapi keseimbangan bertahan juga tetap harus diperhatikan," pungkasnya.
Widodo sendiri dikenal sebagai pelatih spesialis promosi. Dalam dua musim terakhir, ia sukses mengantarkan Persijap Jepara dan Garudayaksa FC promosi ke Liga 1 secara beruntun. Rekam jejak tersebut kini menjadi modal besar untuk membangun kembali kekuatan PSIS pada musim 2026/27.





