Kloter 5 Debarkasi Surabaya Siap Pulang, Ini Persiapan yang Wajib Dilakukan

suarasurabaya.net
3 jam lalu
Cover Berita

Sebanyak 380 jemaah haji dan petugas yang tergabung dalam Kloter 5 Debarkasi Surabaya bersiap memasuki fase pemulangan ke Indonesia.

Proses kepulangan dijadwalkan dimulai pada Senin (1/6/2026) dini hari waktu Arab Saudi, diawali dengan check out hotel pada pukul 00.00 WAS sebelum diberangkatkan menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.

Menjelang keberangkatan, jemaah haji diminta memastikan seluruh persyaratan administrasi dan ketentuan perjalanan telah dipenuhi guna memperlancar proses pemulangan.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pengaturan koper kabin yang akan dibawa langsung oleh masing-masing jemaah. Berbeda dengan koper besar yang telah ditimbang dan dikirim lebih dahulu melalui bagasi, koper kabin memiliki batas berat maksimal tujuh kilogram.

Selain ketentuan berat, jemaah juga diingatkan agar tidak membawa barang-barang yang dilarang dalam kabin pesawat seperti air zam-zam, benda tajam, senjata api, maupun korek api.

Persiapan lainnya adalah pengisian formulir kedatangan Indonesia secara daring. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses pemeriksaan keimigrasian setibanya jemaah di tanah air sehingga antrean kedatangan dapat diminimalkan.

Tak hanya itu, para jemaah juga diminta mengunduh sertifikat haji resmi yang diterbitkan Pemerintah Arab Saudi melalui layanan digital yang terhubung dengan kartu Nusuk. Sertifikat tersebut menjadi bukti resmi bahwa jemaah telah menunaikan ibadah haji pada musim haji 1447 Hijriah atau tahun 2026.

Melalui sistem digital tersebut, jemaah dapat mengakses dan mengunduh sertifikat secara mandiri tanpa perlu mengurus dokumen tambahan secara manual. Kehadiran sertifikat digital juga menjadi bagian dari transformasi layanan haji yang semakin modern dan terintegrasi.

Berdasarkan data manifes, Kloter 5 Debarkasi Surabaya terdiri atas 380 orang yang mencakup 192 jemaah laki-laki dan 188 jemaah perempuan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 257 orang masuk kategori jemaah risiko tinggi (risti), dengan dominasi risiko kesehatan ringan mencapai 117 orang.

Sementara itu, terdapat 97 jemaah berusia di atas 60 tahun yang menjadi perhatian khusus petugas selama proses pemulangan. Seluruh jemaah diharapkan tetap menjaga kondisi kesehatan dan mematuhi arahan petugas agar perjalanan kembali ke Indonesia berlangsung aman, nyaman, dan lancar. (saf/ham)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemprov Jawa Tengah Kaji Bus Trans Jateng Diperluas hingga Kudus
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
• 7 jam laludetik.com
thumb
Cara Membeli Tiket Piala AFF U-19 via Aplikasi Bank Sumut
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
Tradisi Iduladha, 48 Stan Kuliner Ramaikan Festival Ketupat di Maluku Tengah | KOMPAS SIANG
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Maruarar Sirait jabat Ketua Umum DPP PIKI
• 20 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.