Pemerintah Minta Publik Lihat Manfaat Kunjungan Luar Negeri Prabowo

suarasurabaya.net
22 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah meminta masyarakat menilai kunjungan luar negeri Prabowo Subianto Presiden RI dari sisi manfaat dan hasil konkret yang diperoleh Indonesia, bukan semata dari besaran anggaran yang digunakan dalam agenda diplomasi tersebut.

Muhammad Qodari Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI menegaskan, setiap kunjungan kenegaraan memiliki tujuan strategis yang berdampak pada kepentingan nasional, termasuk dalam memperkuat kerja sama bilateral di berbagai sektor.

Ia menyebut salah satu kunjungan terbaru Prabowo ke Prancis membawa potensi kerja sama yang dinilai signifikan bagi Indonesia, terutama di bidang pertahanan dan pendidikan.

“Ya kembali lagi bagaimana kemudian asas kemanfaatan yang dibawa itu kan juga harus dipertimbangkan atau diperhitungkan. Dan kita yakin bahwa apa yang bisa diperoleh dari kunjungan dari Prancis kemarin, itu memang betul-betul bisa besar dan signifikan,” kata Qodari di kantor Danantara, Jakarta pada Minggu (31/5/2026).

Qodari menjelaskan bahwa Presiden membawa beberapa misi ke Prancis, yaitu meningkatkan kerja sama di bidang ketahanan dan pendidikan.

“Karena kita semua tahu bahwa pemerintah Indonesia telah memperoleh sejumlah alat utama sistem persejataan atau alutsista dari Prancis. Karena itu diperlukan transfer teknologi untuk penguasaan alutsista tersebut. Kemudian yang kedua kerja sama di bidang pendidikan khususnya di sektor STEM ya, sains, teknologi, engineering dan matematik,” ujarnya.

Kemudian meningkatkan kerja sama pada transfer teknologi, dan di sektor energi dan mineral.

“kita semua mengetahui bahwa ada hubungan personal yang sangat kuat antara kedua kepala negara, dan kita tahu bahwa modal sosial itu tidak kalah pentingnya, dibandingkan dengan modal-modal yang lain, baik itu modal ekonomi maupun modal politik,” ujarnya.

Qodari juga menilai Prabowo Subianto memiliki keunikan dalam lanskap diplomasi global karena dinilai mampu membangun hubungan yang baik dengan para pemimpin negara adidaya di tengah ketegangan geopolitik dunia.

Qodari menyebut Prabowo memiliki relasi yang harmonis dengan sejumlah kepala negara besar, termasuk Vladimir Putin Presiden Rusia, Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS), dan Xi Jinping Presiden China.

“Bapak Presiden Prabowo adalah figur yang unik, mungkin satu-satunya di dunia yang bisa memiliki hubungan yang sangat baik dengan kekuatan-kekuatan besar adidaya, beliau punya hubungan yang baik dengan Presiden Putin dari Rusia, dengan Presiden Donald Trump dari AS maupun dengan Xi Jinping dari RRC,” kata Qodari.

Menurutnya, hubungan tersebut memberikan nilai tambah strategis bagi Indonesia, baik dalam menghadapi dinamika global yang terus berubah maupun dalam memperkuat kepentingan nasional di berbagai sektor, termasuk ekonomi dan kerja sama internasional. (lea/saf/ham)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemprov DKI Gandeng Pakar Konservasi Cagar Budaya untuk Bersihkan Tugu Monas
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Masih Ingat Tutku Burcu? Pevoli Turki yang Kalahkan Megawati Hangestri di Final Liga Voli Korea Kini Pulang Kampung
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Berkshire Hathaway Umumkan Akuisisi Besar Perdana sejak Warren Buffett Pensiun
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Foto: Hasto Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di DPP PDI Perjuangan
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Kenang Liam Payne, Niall Horan: Sedih, tapi Aku Juga Senyum jika Ingat Masa Lalu
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.