Gibran Sebut Prabowo Minta Maaf Tak Hadir di Peringatan Waisak: Kecintaan ke Umat Buddha Tetap Besar

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengatakan, Presiden Prabowo Subianto meminta maaf karena tidak hadir dalam puncak peringatan Hari Tri Suci Waisak 2026 di Candi Borobudur, Jawa Tengah, Minggu (31/5/2026) malam.

Gibran pun memastikan Prabowo tetap mencintai umat Buddha meski tidak hadir.

"Saya juga ingin menyampaikan salam hangat dari Bapak Presiden untuk bapak/ibu semua yang hadir di sini. Beliau menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena belum bisa hadir di tengah bapak-ibu semua malam ini. Namun harapan dan kecintaan beliau tetap besar bagi seluruh umat Buddha di Indonesia,"ujar Gibran dalam tayangan YouTube Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI), Minggu.

Gibran kemudian menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kontribusi yang telah diberikan umat Buddha dalam menjaga harmoni, sosial, mengembangkan kegiatan kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, serta berbagai upaya pemberdayaan masyarakat.

Baca juga: Gibran Hadiri Peringatan Tri Suci Waisak di Candi Borobudur

Menurutnya, perayaan Waisak di Borobudur tidak hanya sebagai perayaan keagamaan, melainkan juga simbol kuat bahwa Indonesia adalah rumah bersama yang menjunjung tinggi perdamaian, keberagaman, dan mampu menjadikan perbedaan sebagai kekuatan.

"Indonesia sebagai bangsa yang besar tentu membutuhkan persatuan dan perdamaian sebagai salah satu modal kuat dalam melakukan pembangunan," kata Gibran.

Oleh karena itu, Gibran mengajak seluruh umat Buddha di Indonesia untuk terus menjadi pelopor perdamaian, memperkuat semangat toleransi, serta berkontribusi aktif dalam menjaga persaudaraan lintas agama.

Baca juga: Prabowo: Selamat Hari Waisak, Mari Perkuat Semangat Pengabdian kepada Bangsa

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dia meminta semua umat mewariskan Indonesia yang lebih rukun, adil, sejahtera, dan bermartabat kepada anak dan cucu.

"Nilai-nilai luhur Buddha seperti cinta kasih atau Metta, kasih sayang Karuna, dan kebijaksanaan Panna, sangat relevan dalam menjawab berbagai tantangan kehidupan yang semakin kompleks seperti saat ini," imbuh anak Joko Widodo ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Ada CFD, Sudirman-Thamrin Masih Ramai Didatangi Warga buat Olahraga
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Fans Have More Friends Ajak Suporter Nikmati Final Liga Champions Bersama
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
Ekspor Sawit, Batu Bara dan Ferro Alloy RI Lewat PT DSI, Ini Alasannya
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Aksi Bang Jago Palak Pelat B di Dago: Tambahin, Rp 50 Ribu Terserah!
• 11 jam laludetik.com
thumb
Tiga Atlet Panjat Tebing Indonesia Lolos Final Seri Madrid 2026
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.