Indonesia Akhirnya Punya Identitas AI Sendiri

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Indonesia kini memiliki domain khusus untuk mendukung pengembangan ekosistem kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) nasional melalui domain .ai.id yang ditujukan sebagai identitas digital bagi pelaku industri AI di Tanah Air.

Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (KORIKA) menyebut domain tingkat kedua berbasis kode negara atau country code top-level domain (ccTLD) tersebut menjadi yang pertama dirancang khusus sebagai identitas digital ekosistem AI suatu negara.

Baca Juga :
Bukan Lagi Uji Coba, Robot Humanoid Kini Sudah Mulai Dipekerjakan di China
Ramalan Suram soal AI dan PHK Massal Bikin Ngeri, Ini Faktanya di Lapangan

Ketua Umum KORIKA Hammam Riza mengatakan kehadiran  .ai.id merupakan bagian dari upaya memperkuat kedaulatan digital Indonesia di bidang AI sekaligus menyediakan ruang identitas bagi startup, peneliti, dan pelaku industri AI nasional.

"Kami ingin setiap startup, peneliti, dan pelaku AI Indonesia memiliki ruang yang mencerminkan kebanggaan dan kompetensi bangsa di bidang kecerdasan artifisial," ucap Hammam di Jakarta, Sabtu, 30 Mei 2026.

Selama ini, mayoritas perusahaan rintisan, pengembang, hingga institusi riset AI Indonesia masih menggunakan domain generik .ai yang secara teknis merupakan kode negara Anguilla.

Kondisi tersebut dinilai menciptakan paradoks karena industri AI Indonesia berkembang menggunakan identitas digital negara lain.

Data yang dibagikan Indonesia AI Report 2025 menunjukkan sekitar 45 persen pelaku usaha di Indonesia telah mengadopsi AI dengan pertumbuhan mencapai 47 persen secara tahunan atau year-on-year, yang disebut menjadi salah satu laju pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara.

Di sisi komunitas, KORIKA sendiri menaungi basis lebih dari 4.000 anggota komunitas dengan 300 anggota aktif terverifikasi resmi. Ekosistem inilah yang akan menjadi penghuni pertama .ai.id.

Peluncuran .ai.id juga disebut menjadi bagian dari Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial Indonesia yang menargetkan Indonesia sebagai salah satu kekuatan AI utama di Asia Tenggara pada 2030.

Sebelumnya, pada 26 Mei 2026, KORIKA bersama Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) menggelar diskusi panel terkait peluncuran domain tersebut.

Perwakilan PANDI Shidiq Purnama menyatakan dukungan terhadap inisiatif itu sebagai langkah memperkuat identitas digital Indonesia di tingkat global.

Pendaftaran domain .ai.id akan dilakukan secara bertahap melalui empat fase, yakni Sunrise pada 2 Juni-2 Juli 2026 untuk pemilik merek dagang terdaftar, Grandfather pada 13 Juli-13 Agustus 2026 bagi pemilik domain .id aktif.

Baca Juga :
Krisis Tenaga Kerja Makin Parah, Robot Humanoid Disiapkan Jadi Pengganti Manusia
Rumah Pintar Makin Canggih Berkat AI
AI Bikin Data Center Menjamur, Gaji Tukang dan Teknisi Bisa Tembus Rp1,5 Miliar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bahlil Respons Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng yang Viral, Mengaku Penasaran Siapa Penciptanya
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Hari Raya Waisak 2026, BRI Salurkan Bantuan 1.000 Paket Sembako bagi Umat Buddha 
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Klasemen Moto3 2026 Terbaru: Veda Ega di Posisi Kelima
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Armuzna Selesai, Bus Shalawat Kembali Beroperasi Antar Jemaah ke Masjidil Haram
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Penumpang Kereta Mulai Kembali ke Jakarta, Kedatangan di Daop 1 Tembus 40 Ribu Orang 
• 18 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.