JAKARTA, KOMPAS.com - Almarhum Ryamizard Ryacudu adalah jenderal yang dulu maju di medan laga hingga mengabdi di pemerintahan.
Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) itu berpulang di usia 76 tahun pada Minggu (31/5/2026) siang kemarin.
Kepergiannya meninggalkan duka yang mendalam. Para prajurit dan pejabat menyebut Ryamizard merupakan sosok pemimpin yang tegas, tapi tetap sederhana.
Baca juga: Mendagri Tito Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Ryamizard Ryacudu
Terjun ke medan lagaSelama mengabdi di TNI, Ryamizard diketahui banyak mengemban tugas di berbagai daerah operasi. Pria kelahiran Palembang tahun 1950 ini banyak mengabdikan hidupnya di medan pertempuran.
Ryamizard dikirim ke daerah operasi sejak awal karirnya. Mulai dari ia masih berpangkat sebagai letnan dua, hingga perwira menengah berpangkat kolonel.
Baca juga: Tiba di Lokasi, Prabowo Melayat Mendiang Ryamizard Ryacudu yang Disemayamkan di Kemhan
Tumpas komunis di Kalimantan UtaraBegitu lulus dari pendidikan, Ryamizard ditugaskan dalam Operasi Gabungan bersama Tentera Darat Malaysia (TDM) Malaysia pada 1976-1982.
Ia juga dikirim ke pedalaman Kalimantan untuk menumpas gerombolan komunis sisa-sisa Pasukan Rakyat Kalimantan Utara (Paraku) yang juga dikenal dengan sebutan Pasukan Gerilya Rakyat Sarawak (PGRS).
Operasi Tumpas PGRS/Paraku dijalani Ryamizard di tahun 1978. Ia juga bertugas dalam Operasi Kala (PGRS) pada 1981. Saat itu, Ryamizard menjadi Komandan Peleton (Danton).
Di tahun 1982 hingga 1983, Ryamizard bertugas dalam Operasi Kemudi I dan II Malindo.
Baca juga: Prabowo Bakal Hadiri Persemayaman Ryamizard di Kemhan Pagi Ini
Operasi militer di Timtim dan AcehSetelah itu, ia terus mendapat tugas di daerah-daerah konflik seperti dalam Operasi Seroja Timor-Timur untuk memberantas gerakan separatisme dari tahun 1983-1984.
Tak berhenti sampai situ, Ryamizard juga mendapat tugas operasi militer di Aceh.
Ryamizard juga pernah terjun langsung ketika Aceh dihantam tsunami, untuk bersama dengan pasukannya memberi bantuan kepada warga.
Selama menjalani misi pertempuran, tak sedikit luka yang didapat Ryamizard.
Baca juga: Jenazah Ryamizard Ryacudu Tiba di Kemhan untuk Disemayamkan Misi perdamaian PBBNama mantan Pangkostrad ini pun tercatat pernah membantu misi perdamaian PBB dan menjadi Komandan Kontingen Garuda XII-B (1992 1992 ).
Saat itu, ia dipercaya oleh pasukan PBB untuk membantu konflik berdarah di Kamboja.





