Sekawan Limo 2 Tembus Setengah Juta Penonton dan Buka Peluang Lahirnya Waralaba Baru

pantau.com
7 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Film horor komedi “Sekawan Limo 2: Gunung Klawih” mencatat kesuksesan besar di bioskop Indonesia dengan meraih 212.469 penonton pada hari pertama penayangan dan menembus 500.725 penonton dalam empat hari sejak tayang perdana pada 27 Mei 2026.

Pencapaian tersebut melampaui dua kali lipat raihan film pertamanya, “Sekawan Limo” yang mencatat 100.155 penonton saat penayangan perdana pada Juli 2024.

Tingginya minat penonton membuat rumah produksi Starvision, Skak Studios, dan Legacy Pictures menambah jumlah penayangan hingga 34 persen menjadi 2.983 pertunjukan di 482 bioskop di seluruh Indonesia.

Film ini digarap oleh Bayu Skak yang kembali berperan sebagai sutradara, penulis skenario, sekaligus pemeran utama.

Kisah Baru dengan Latar Mitos Pesugihan

Cerita “Sekawan Limo 2: Gunung Klawih” mengambil latar tiga tahun setelah peristiwa di Gunung Madyopuro.

Lima sahabat yakni Bagas, Lenni, Juna, Andrew, dan Dicky kembali berkumpul untuk merayakan ulang tahun putri Andrew.

Suasana berubah mencekam ketika Andrew menerima ancaman bahwa keluarganya akan dijadikan tumbal dalam praktik pesugihan.

Ancaman tersebut membawa mereka kembali ke dunia mistis di Gunung Klawih yang terinspirasi dari Gunung Kawi di Jawa Timur.

Film ini mengangkat fenomena pesugihan sebagai pesan moral tentang bahaya mencari jalan pintas untuk meraih kesuksesan.

Pepatah Jawa “ojo nggolek dalan pintas” atau jangan mencari jalan pintas menjadi pesan utama yang dihadirkan melalui alur cerita film tersebut.

Potensi Waralaba Semakin Besar

Selain menghadirkan unsur horor dan komedi, film ini juga memperkaya cerita dengan latar sosial budaya tahun 1998 yang memberikan dimensi emosional lebih kuat terhadap karakter Andrew sebagai ayah keturunan Tionghoa.

Penambahan karakter baru, perluasan latar cerita, serta pengelolaan komedi yang lebih terstruktur dinilai memperkuat kualitas sekuel ini.

Keberhasilan komersial dan pengembangan cerita tersebut membuka peluang bagi “Sekawan Limo” untuk berkembang menjadi waralaba film yang lebih luas pada masa mendatang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jenazah Ryamizard Tiba di TMP Kalibata, Menhan Sjafrie Pimpin Upacara Militer
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Suar merah warnai parade juara Arsenal di London
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Resmi Cetak Sejarah, Persib Bandung Jadi Klub dengan Pemain Piala Dunia Pertama di Liga Indonesia
• 43 menit lalutvonenews.com
thumb
DPR Tegaskan Revisi UU HAM Fokus pada Perlindungan Warga, Bukan Rebutan Kewenangan
• 4 jam lalumatamata.com
thumb
Mengapa Dolar Tak Mengangkat Harga Udang?
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.