Cuma Kebobolan 4 Gol di HPSL Kudus U-15, Ini Resep Defense Apik Scorpion FC

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Scorpion FC sukses menjadi juara Hydroplus Soccer League (HPSL) Kudus 2025/26 kategori U-15 dengan catatan impresif. Sepanjang musim, Scorpion FC hanya takluk satu kali dan kebobolan gol paling sedikit dibandingkan dengan kontestan lainnya.

Scorpion FC melakoni 15 kali pertandingan, dengan 14 di antaranya disudahi dengan raihan kemenangan. Dalam liga sepak bola wanita U-15 yang digelar Hydroplus dan Djarum Foundation itu, mereka cuma sekali kalah yakni saat takluk dari tim Putri Surakarta dengan skor 3-1 di laga terakhir, Minggu (31/5).

Tak hanya itu, Scorpion FC juga mencatatkan rekor serangan yang cukup apik. Dalam 15 pertandingan, mereka menceploskan 76 gol ke gawang tim lawan. Itu artinya, mereka bikin rata-rata 5 gol per pertandingan.

Ditambah catatan kebobolan yang cuma 4 gol dalam satu musim, angka raihan Scorpion FC di HPSL Kudus U-15 tergolong luar biasa.

Asisten Pelatih Scorpion FC, Islam Andhika mengatakan, raihan peringkat pertama di Hydroplus Soccer League Kudus 2025/26 U-15 mereka dapat sebab para pemain sudah bermain bersama selama tiga tahun terakhir.

"Kunci prestasi kami meraih peringkat satu dan menjadi tim paling sedikit kebobolan karena anak-anak mampu bermain disiplin dan menjalankan instruksi pelatih dengan baik," katanya kepada kumparan, Minggu (31/5).

Meski menjadi juara, menurutnya anak asuhnya masih perlu berbagai perbaikan. Terlebih, mereka bakal beradu di tingkat nasional dalam waktu dekat.

"Di pertandingan terakhir ini kami mengalami kekalahan. Tentu ada beberapa evaluasi yang akan kami lakukan," terangnya.

Lebih lanjut, skuadnya juga akan diperbaiki dengan mencari pemain tambahan. Hal itu dilakukan untuk menatap level nasional yang akan digelar sekitar bulan Juli 2026 mendatang.

"Selanjutnya kami fokus menatap ke tingkat nasional. Rencananya kami juga akan menambah pemain lagi. Alasannya karena di tingkat nasional lawan yang dihadapi memiliki kualitas yang bagus," imbuhnya.

Tiga pemain tambahan untuk berlaga di HPSL All-Stars memang merupakan hak wakil regional yang sudah diatur dalam aturan HPSL. Dari masing-masing kelompok umur di masing-masing regional, akan ada dua tim yang maju ke HPSL All-Stars yang akan digelar di Kudus, Juli 2026.

Tim-tim tersebut berhak membawa serta tiga pemain tambahan dari regional masing-masing ke HPSL All-Stars. Selain memperkuat tim, hal ini juga bisa menambah menit bermain pemain-pemain potensial yang timnya gagal lolos ke seri nasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Dex Series dan Sesuaikan Harga Pertamax Turbo Mulai 1 Juni 2026
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Enam Bank Prioritas Jadi Pilihan Nasabah Affluent di Indonesia
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
11 Gajah Liar Masuk Perkebunan Warga di Pekanbaru
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kemenbud Sambut Investigasi Objek Kolonial Koleksi Kerajaan Belanda
• 23 jam laludetik.com
thumb
5 Drakor Populer Heo Nam Jun dengan Rating Tinggi, Bisa Nonton di Netflix!
• 6 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.