Sahroni Desak Polri-Kemenag Bentuk Satgas Anti Kekerasan Seksual di Ponpes: Kriminal Tameng Agama Harus Dihukum Berat

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kasus kehamilan seorang santriwati berinisial N di Pekalongan yang sebelumnya diklaim terjadi karena mimpi akhirnya terungkap.

Pihak kepolisian telah mengamankan AKF (54), pimpinan sekaligus pengasuh sebuah pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan.

Baca Juga :
Saat Jenderal dan Driver Ojol Duduk Bersama di Jepara, Secangkir Kopi Jadi Pemecah Sekat
Kakorlantas Ajak Ojol dan Komunitas Difabel Kampanyekan Keselamatan Lalu Lintas

Penangkapan ini membuktikan bahwa kehamilan akibat kekerasan seksual yang dilakukan oleh AKF. Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Riki Yariandi, mengonfirmasi bahwa penangkapan dilakukan pada Rabu 27 Mei 2026.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri dan Kementerian Agama (Kemenag) segera membentuk Satgas anti kekerasan seksual di pesantren. Ia pun meminta pelaku dihukum berat.

“Saya minta Polri-Kemenag segera membentuk Satgas anti kekerasan seksual di pesantren karena ini sudah sangat urgent. Kasus seperti ini sudah tidak bisa lagi ditangani satu per satu karena sudah terlalu masif. Kita pun melihat polanya terus berulang di berbagai daerah, dan saya yakin masih banyak korban yang memilih diam karena takut. Jadi negara harus lebih proaktif untuk mencegah, menerima laporan, melindungi korban, dan menindak pelakunya,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Senin 1 Juni 2026.

Lebih lanjut, Sahroni menegaskan bahwa tindakan oknum pelaku justru mencoreng nama baik institusi pesantren dan para kiai yang selama ini dihormati masyarakat karena peran dan keteladanannya.

“Juga jangan ada yang membela oknum bejat seperti ini. Sebaliknya, tindakan kriminal dengan tameng agama seperti ini jelas harus dihukum lebih berat. Kiai itu merupakan sosok yang dihormati masyarakat karena ilmu dan akhlaknya, jangan sampai nama baik itu dirusak oleh oknum-oknum bejat,” kata Sahroni.

Baca Juga :
Bareskrim Polri Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Impor Ilegal HP, Ini Sosoknya
Kakorlantas: Idul Adha Jadi Momen Polri Tingkatkan Keikhlasan dan Pengabdian kepada Masyarakat
Puluhan Santriwati Dijemput Orangtua usai Kiai Ponpes Pekalongan Ditangkap Kasus Pencabulan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Per 1 Juni 2026, Diesel Turun
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jamaah Haji Padati Masjidil Haram untuk Melaksanakan Tawaf Ifadah
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Detik-Detik Waisak 2570 BE/2026
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jenazah Ryamizard Ryacudu Tiba di Rumah Duka di Cikeas, Tangis Keluarga Pecah
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Budi Arie Komentari Tudingan Agenda Jokowi Keliling Indonesia untuk Persiapkan Gibran di Pilpres 2029
• 14 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.