Orang Belanda Ngaku Ketemu Kuntilanak di Jawa, Reaksinya Tak Terduga

cnbcindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi Kuntilanak. (Dok. Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Hantu Nusantara, seperti pocong, kuntilanak, tuyul, dan sebagainya menjadi ciri khas kepercayaan masyarakat Indonesia. Namun, seprang kewarganegaraan Belanda, Augusta de Wit mengaku pernah bertemu dengan hantu kuntilanak.

Augusta mengaku bertemu langsung kuntilanak saat berkunjung ke Jawa pada 1894 dan menceritakan pengalamannya itu dalam buku Java, Fact and Fancies. Terlepas dari kebenaran cerita, satu hal pasti dari kesaksian de Wit adalah soal bagaimana orang Eropa bertemu hantu Nusantara dan mencatatkan keberadaan mereka.

Baca: Pencetus Pancasila Hidup Sengsara di Hari Tua, Ditahan hingga Depresi

Bagaimana ceritanya?


Pada mulanya, dia mengaku pertama kali melihat sosok kuntilanak sedang duduk di dahan pohon sembari tertawa nyaring. Suara nyaring itu, kata de Wit, sangat memecah keheningan. Dan saat melihat wajahnya, de Wit bersaksi kalau kuntilanak sangat cantik.

"Rupa wajahnya lebih cantik dari pengantin dewi cinta," tulis de Wit.

Namun, kuntilanak itu tak cuma berdiam diri sambil tertawa saja, tetapi juga memangsa para pria. Ini dilakukannya sebagai cara untuk merasakan cinta yang selama ini terpendam. Sebab, kata de Wit, eksistensi kuntilanak berasal dari jiwa perawan yang tidak pernah dicium oleh kekasihnya.

"Dan dia tidak bisa beristirahat karena dia tidak pernah mengenal cinta. Dan dia akan memenangkannya meski sekarang bukan dalam kebaikan, tetapi dalam kedengkian yang mematikan," ungkap perempuan Belanda itu.

Menurutnya, cara kuntilanak memangsa pria adalah lewat nyanyian. Di dahan pohon, kuntilanak sering bernyanyi lembut sembari menyisir rambut panjang.

Biasanya, aktivitas ini bertujuan untuk memancing seorang pria muda terpesona hingga berani memeluknya. Dan ketika kuntilanak melancarkan aksinya, pria muda yang melihatnya langsung terbutakan hingga berani memeluknya.

"Tapi, saat dia (pria muda) memeluknya, dia merasakan luka menganga di punggungnya yang ternyata disembunyikan di balik rambut panjang," tutur de Wit.

Ketika itu terjadi maka tamatlah riwayat pria muda itu. De Wit mengisahkan pria muda itu tak bisa lepas dari jeratan pelukan kuntilanak. Di tengah ketakutan, kuntilanak menyumpahi pria itu agar mati.

Maka, sebelum malam berganti, pria muda itu langsung meninggal. Namun, de Wit juga mengungkap jurus selamat dari pelukan maut kuntilanak. Bahkan, berkat keberanian itu, ada pria muda yang kelak menjadi suami dari putri raja dan ayah dari para pangeran.

Baca: Tuyul Muncul di Era Kolonial, Takut Logam-Tak Bisa Curi Uang di Bank?

"Jika cerdik dan berani, dia akan mencabut sehelai rambut kuntilanak. Jika berhasil, dia tidak mati, tetapi hidup sampai usia lanjut, kaya, terhormat dan bahagia," katanya.

Kisah kuntilanak yang dituturkan Augusta de Wit nampak seperti kisah-kisah dalam film horor. Kalau Anda termasuk golongan yang tidak percaya keberadaan kuntilanak, Anda mungkin tertarik mengupas asal-usul mitos hantu perempuan tersebut, seperti yang dilakukan peneliti Jerman.


(mfa/wur) Add as a preferred
source on Google

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapan Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair? Kemensos Sebut Penyaluran Lebih Cepat
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
5 Berita Populer: Adhisty Zara Hamil; Ruben Onsu Disebut Sudah Tak Nafhahi Anak
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
BRI Region 6 Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026
• 9 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Rumah Duka Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Dipenuhi Pelayat
• 22 jam lalurctiplus.com
thumb
Persib Kena Sanksi FIFA karena Kasus Daisuke Sato, Manajemen Beberkan Kronologi Lengkap dan Pastikan Segera Tuntas
• 8 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.