Protes Jalan Rusak, Warga Blora Tanami Pohon Pisang di Jalan

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Warga Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menanami pohon pisang di jalan provinsi ruas Randublatung-Cepu. Aksi ini merupakan bentuk protes atas pernyataan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi terkait jalan rusak.

Sebelumnya dalam acara Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kabupaten Kudus pada Selasa, 26 Mei 2026 lalu, Wakil Bupati Blora Sri Setyorini menyampaikan keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan provinsi di Blora, salah satunya jalan Randublatung-Cepu.

Sri mengatakan, jalan itu butuh perbaikan karena kondisinya sudah rusak parah. Kondisi itu juga mendapat perhatian dari masyarakat.

"Yang viral satu bapak jalan Cepu Randungblatung. Lagi viral. Hancur," lapor Sri kepada gubernur dalam acara tersebut.

Luthfi lalu menjawab pemerintah kabupaten harus bisa memprioritaskan perbaikan jalan yang memberikan efek langsung kepada masyarakat.

"Jadi gini viral itu harus dimitigasi, satu dilakukan pengecekan dua disesuaikan dengan kemampuan," jawab Luthfi.

Luthfi kemudian menceritakan sikap Bupati Sragen dalam menghadapi masalah yang sama atau saat ada jalan rusak yang kemudian menjadi viral.

"Dulu pernah ada salah satu bupati di wilayah Sragen luraeh (lurahnya) itu gopak (sibuk) di jalan yang bolong, tak tanya eh itu kenapa viral lurahmu di jalan berlubang. Dijawab (bupati) ndan kalau saya bangun jalan itu tidak ada manfaatnya dan biayanya besar sekali. Saya lebih mengutamakan jalan yang sini karena yang sini menguntungkan bagi masyarakat bagi ekonomi.," kata Luthfi menirukan percakapannya dengan Bupati Sragen.

Luthfi juga meminta agar kepada daerah untuk menyikapi hal-hal yang viral di tengah masyarakat dengan sikap biasa.

"Kalau kita sebagai pejabat publik viral biasa le (kalau) enggak viral njenengan jangan jadi pejabat publik," imbuh Luthfi.

Salah satu warga Randublatung, Lubiz, mengatakan ucapan Lutfi meyinggung dirinya sebagai warga Blora. Ia menilai ucapan Luthfi seperti menyepelakan keluhan warga Blora.

"Menurut saya itu sangat menyakitkan hati masyarakat lah. Padahal dari dari dulu yang diharapkan dari masyarakat jalannya itu segera dibangun, diperbaiki," ujar Lubiz saat dihubungi kumparan, Senin (1/6).

Ia menjelaskan, jalan itu merupakan jalan tercepat dari Randublatung menuju Jawa Timur. Jalan itu amat vital bagi warga Kabupaten Blora.

"Itu jalan sangat penting karena arahnya ke Jawa Timur. Ada dua jalan ke Jawa Timur ada yang lewat Bojonegoro dan jalan ini. Tapi paling cepat lewat jalan ini. Jalannya selalu ramai, banyak truk yang mengangkut logistik pada lewat," jelas dia.

Ia juga menyebut, kondisi jalan yang rusak ini juga sering mengakibatkan terjadinya kecelakaan. Sebagai bentuk protes warga lalu menanami jalan itu dengan pohon pisang pada Minggu 31 Mei 2026.

"Sering kecelakaan makan korban jiwa. Makanya kemarin kami tanami jalanan pakai tanah sama pohon pisang," tegas dia.

Selain berharap jalan Randublatung-Cepu segara diperbaiki, ia juga berharap Gubernur Jawa Tengah bisa bersikap lebih bijak lagi dalam menyikapi keluhan masyarakat.

"Dengan slogannya ngopeni ngelakoni, seharusnya cara gubernur menyikapi suatu keluhan dari masyarakat dengan bahasa lebih santun lagi. Dan ketika ada masukan dari masyarakat langsung turun ke jalan," kata Lubiz.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pancasila, Mental Anak Muda, dan Hilangnya Empati
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal dan Siaran Langsung Timnas Indonesia U-19 Hadapi Myanmar pada Laga Perdana AFF 2026
• 1 jam lalumedcom.id
thumb
Agum Gumelar Kenang Ryamizard Ryacudu: Sikap Tegas Tapi Humanis
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Polres Cianjur Arahkan Pengendara ke Jalur Alternatif Jonggol dan Sukabumi Hindari Macet Puncak
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KSAD Maruli Simanjuntak Ungkap Warisan Besar Ryamizard Ryacudu untuk TNI AD
• 10 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.