PDIP Nilai Permasalahan Fiskal Era Prabowo Akibat Presiden Sebelumnya

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu memastikan dalam waktu dekat akan menahan dua tersangka baru di kasus korupsi kuota haji 2023-2024.

Diketahui, KPK telah menetapkan dua tersangka baru dari klaster swasta yakni Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour), Ismail Adham dan Komisaris PT Raudah Eksati Utama sekaligus Ketua Umum Asosiasi Kesthuri, Asrul Azis Taba.

Baca Juga :
Prabowo: Perubahan Besar Tidak Mudah, Kita Dihadang Kelompok yang Hidup dari Korupsi
Muncul Dalam Dakwaan, Pakar Sebut Aneh Jika KPK Tak Periksa Dirjen Bea Cukai

"Mungkin minggu ini atau minggu depan Insya Allah dilakukan penahanan," katanya kepada wartawan, Senin 1 Juni 2026

Asep menjelaskan bahwa penahan tersebut telah terkonfirmasi dari penyidik agar keduanya segera ditahan untuk penyidikan lebih lanjut rasuah kuota haji tersebut.

"Kami sudah konfirmasi ke teman-teman penyidik," jelasnya.

Sebelumnya kedua pihak swasta tersebut diduga terlibat dalam pusaran korupsi yang menjerat mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

KPK mengungkap, Ismail memberikan sejumlah uang kepada Gus Alex yang juga merupakan tersangka kasus ini, sebesar US$30.000 dan ke Hilman Latief selaku Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama sebesar USD 5.000 dan 16.000 SAR atau Riyal.

Tersangka lain yaitu Asrul diduga memberikan sejumlah uang kepada Gus Alex sebesar US$406.000. Berdasarkan kecukupan alat bukti keduanya ditetapkan sebagai tersangka baru.

Untuk klaster pemerintah, KPK menetapkan Yaqut Cholil Qoumas dan Ishfah Abidal Aziz atau Gus Alex sebagai tersangka.

Keduanya telah dilakukan penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK cabang Gedung Merah Putih.


tvOnenews/Aldi Herlanda

Baca Juga :
Pendalaman Perkara Dugaan Suap di Bea Cukai Disebut Perlu Diperluas, Tapi Tetap Berbasis Fakta Sidang
KPK Masih Temukan Pungli dan Titipan Calon Siswa pada SPMB, Begini Modusnya
Ketua KPK Minta Anak Buahnya Hati-hati Adopsi KUHP dan KUHAP Baru

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Mau Jadi Bola Liar, Ruben Onsu Akui Komunikasi dengan Pihak Sarwendah Selalu Berujung Menyakitkan
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Rekomendasi Ide Desain Interior, Cocok untuk Rumah Minimalis
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
KSAL Cerita Peran Penting Ryamizard Ryacudu Soal Pengganti KRI Dewaruci
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
Harga Buyback Emas Antam Hari Ini Senin 1 Juni 2026 & Besaran Pajaknya
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
KAI Daop 4 Semarang Layani 229.345 Penumpang Selama Libur Iduladha 1447 H
• 19 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.