Grid.ID - Seorang bocah jatuh ke kandang gajah di Taman Margasatwa Ragunan. Pihak pengelolan pun langsung menyoroti kelalaian orang tua dan akan memperketat pengawasan.
Di momen long weekend ini sebuah video viral mendadak ramai jadi perbincangan netizen. Dalam video tersebut terlihat seorang anak perempuan yang jatuh di area kandang gajah Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan.
Video bocah jatuh ke kandang gajah tersebut ramai diunggah berbagai akun Instagram termasuk, @sekitar_jaksel, pada Minggu (31/5/2026). Dalam video yang beredar, tampak seorang anak perempuan berada di dalam parit pembatas kandang yang cukup dalam.
Tak jauh dari lokasi jatuhnya, seekor gajah tampak berada di area yang sama sambil mendekat. Anak berbaju merah tersebut pun terlihat panik dan berusaha naik kembali ke atas.
Beberapa pria yang diduga masih anggota keluarganya, melihat hal tersebut dan tampak berusaha mengulurkan bantuan. Untungnya, bocah mungil tersebut berhasil diangkat ke atas dan kembali ke pangkuan orang tuanya.
Pengelola Taman Margasatwa Ragunan Turun Tangan
Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang, membenarkan kejadian tersebut terjadi di kawasan Ragunan.
"Waktu dan kronologi pasti kejadian tersebut belum dapat diketahui secara pasti, karena tidak terdapat laporan yang diterima oleh petugas saat peristiwa berlangsung," ucap Wahyudi dikutip Grid.ID dari Tribun Jakarta, Senin (1/6/2026).
Menurutnya, kejadian itu diduga terjadi akibat minimnya pengawasan orang tua atau pendamping, sehingga anak bisa masuk ke area berbahaya. Wahyudi juga menyoroti aksi pihak keluarga yang tetap merekam alias ngonten saat anak tersebut jatuh.
Pengunjung tersebut diduga melanggar batas pengaman yang telah disediakan di area kandang satwa.
"Terdapat indikasi bahwa satwa dijadikan bahan candaan atau konten oleh pengunjung."
"Hal tersebut terlihat dari sikap yang bersangkutan yang tidak menunjukkan kepanikan saat kejadian berlangsung dan tetap melakukan perekaman terhadap peristiwa tersebut," ujarnya.
Akibat peristiwa bocah jatuh ke kandang gajah ini, pihak Ragunan pun akan melakukan pengawasan yang lebih ketat untuk mencegah peristiwa serupa. Wahyudi juga menegaskan bahwa pagar pembatas dan imbauan keselamatan sebenarnya sudah tersedia di lokasi. (*)
Artikel Asli




