Grid.ID – Komika Rigen Rakelna membawa kabar baru perihal kondisi kesehatannya. Pria yang dikenal dengan pembawaannya yang jenaka ini belum lama menjalani prosedur operasi pengangkatan batu ginjal.
Rigen sempat menahan rasa sakit dan menunda tindakan operasi tersebut selama kurang lebih empat tahun sejak pertama kali didiagnosis. Rasa takut dan kesibukan di dunia hiburan menjadi alasan penundaan tersebut.
Namun, pascaoperasi, jawara Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) Season 5 ini mengaku mendapatkan pelajaran hidup yang sangat berharga. Ia kini memilih untuk mengubah total pola hidupnya demi masa depan dan keluarganya.
Rigen mengungkapkan bahwa kondisi tersebut merupakan alarm keras dari tubuhnya untuk segera peduli pada kesehatan, terutama karena dirinya hampir tidak pernah berolahraga sebelumnya.
"Iya pastilah, harus care sama diri sendiri. Karena kan kemarin juga yang habis operasi batu ginjal itu juga salah satu teguran dari dokter adalah ya harus jaga kesehatan, jaga pola hidup. Karena enggak pernah olahraga sama sekali gitu sebelumnya kan," kata Rigen saat ditemui di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Kesadaran ini membuatnya tidak lagi abai. Rigen kini mulai meraba-raba jenis olahraga yang cocok untuknya demi menjaga kebugaran tubuhnya yang sempat menyentuh angka 116 kilogram beberapa tahun lalu.
Kini, Rigen memilih jalan yang berbeda. Ia mengaku tidak ingin lagi stres hanya karena melihat angka di timbangan. Baginya, konsistensi bergerak jauh lebih penting.
"Bobot sekarang di 97 kayaknya deh, enggak pernah nimbang lagi sih. Iya udah, jadi emang karena enggak pengen kayak jadi patokan mulu timbangan, ya udah jadi yang penting olahraga aja, yang penting udah ada olahraganya aja gitu sih," tuturnya.
Pria 34 tahun itu juga mengakui bahwa dirinya sempat terjebak dalam siklus "diet yoyo", di mana berat badannya dengan cepat turun namun kembali naik dengan cepat pula karena hanya mengurangi porsi makan tanpa diimbangi olahraga yang konsisten.
Adapun langkah Rigen untuk hidup lebih sehat rupanya didasari oleh pemikiran yang sangat mendalam. Ia membagikan sebuah pesan mengharukan yang didapatnya dari sang dokter mengenai hakikat hidup dan kesehatan.
"Sebenarnya kalau kata dokter gua, mati itu pasti, tinggal kita mau milih. Milihnya mau mati di mana, di rumah sakit atau di mana gitu. Kalau di rumah sakit kan pasti akan ngerepotin orang, ngerepotin diri sendiri gitu," ungkapnya.
Sebagai langkah nyata dari perubahan pola hidupnya, ia ini mulai aktif bersepeda. Rigen memilih sepeda jenis gravel karena dinilai fleksibel untuk berbagai medan jalanan,
"Makanya kan gua campaign-nya istilahnya minimal gerak lah, jangan diam-diam doang di rumah gitu. Di rumah lu ada pergerakan, minimal bergerak ya main sepeda, ngapain gitu, main padel kek, apa ikutan," jelasnya.
Kendati jadwal kerjanya di dunia hiburan padat, Rigen berusaha meluangkan waktu untuk bersepeda begitu bangun pagi jika kondisi fisiknya memungkinkan. Baginya, segala upaya yang ia lakukan saat ini, mulai dari bersepeda hingga mencoba rutin datang ke tempat gym, bermuara pada satu tujuan mulia, yaitu keluarga.
"Iya fokus sama kesehatan aja. Membahagiakan keluarga intinya," pungkas Rigen.(*)
Artikel Asli




