Prabowo Tak Mau Rakyat Hanya Jadi Penonton Kekayaan Alam

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Agar nilai komoditas Indonesia tidak lari ke luar negeri, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan memperkuat kebijakan hilirisasi sumber daya alam sebagai bagian dari transformasi ekonomi nasional.

Ia mengatakan, Indonesia merupakan salah satu produsen utama berbagai komoditas strategis dunia yang dibutuhkan industri modern, mulai dari mineral hingga komoditas pertanian.

“Kita memiliki sumber daya alam yang luar biasa. Kita adalah salah satu produsen terbesar komoditas-komoditas penting yang dibutuhkan dunia modern, oleh teknologi tinggi, produsen terbesar tembaga, timah, emas, logam tanah jarang, kelapa sawit, batu bara, nikel, dan berbagai hasil pertanian lainnya,” ujar Prabowo dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (1/6/2026).

Namun, ia mengatakan kekayaan tersebut belum sepenuhnya memberikan kesejahteraan yang merata kepada masyarakat karena selama bertahun-tahun justru hasil tersebut dinikmati di luar negeri.

“Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,” katanya.

Oleh karena itu, ia menjadikan transformasi ekonomi menjadi salah satu agenda untuk mengubah pola pengelolaan sumber daya alam agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh rakyat.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Koperasi Pilar Ekonomi Pancasila

Baca Juga: Prabowo Bentuk Komite Khusus Kereta Cepat, Skema Tambal Biaya Bengkak Disiapkan

"Ekonomi kita harus berpihak kepada kepentingan nasional dan kepentingan rakyat. Ekonomi kita tidak boleh Hanya menguntungkan segelintir orang saja," ujarnya.

Untuk itu, pemerintah memperkuat hilirisasi dengan mengoptimalkan pengelolaan devisa hasil ekspor dan memperbaiki tata kelola ekonomi agar kekayaan nasional tidak terus mengalir ke luar negeri, menghadirkan manfaat nyata untuk masyarakat melalui akses pupuk yang terjangkau dan pasar yang adil bagi nelayan, hingga penguatan koperasi dan UMKM.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arus Balik Idul Adha 2026 Padati Terminal Kampung Rambutan, Ribuan Penumpang Kembali ke Jakarta
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Prestasi dan Riwayat Karier Rifaldy Fajar Terduga Riset Palsu, Peraih Medali Emas dan Mapres UNY
• 5 jam laludisway.id
thumb
Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Almarhum Ryamizard Ryacudu
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Goldman Sachs Kerek Proyeksi Harga Tembaga Akhir 2026 ke USD13.735 per Ton
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Upacara Hari Lahir Pancasila Tingkat Pusat 2026 Berlangsung Lancar dan Khidmat
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.