Jayapura (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura optimistis menjadi pusat rujukan layanan kesehatan di kawasan Pasifik Barat melalui penguatan layanan, peningkatan sumber daya manusia, serta modernisasi fasilitas kesehatan yang terus dilakukan secara berkelanjutan.
Direktur Utama RSUP Jayapura, Petronella Marcia Risamasu di Jayapura, Senin, mengatakan, komitmen tersebut disampaikan seiring penguatan fasilitas, layanan, serta peningkatan sumber daya manusia guna mendukung pelayanan kesehatan yang lebih modern dan terintegrasi di Papua.
"Keberadaan rumah sakit ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Kesehatan untuk pemerataan layanan kesehatan di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah timur," katanya.
Petronella menambahkan, oleh karena itu RSUP Jayapura diarahkan untuk menghadirkan layanan kesehatan yang komprehensif, canggih, serta nyaman bagi masyarakat.
"Sehingga hal ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat Papua yang selama ini masih harus merujuk ke luar daerah untuk mendapatkan layanan tertentu," ujarnya.
Dia menjelaskan kini pihaknya terus melakukan pengembangan layanan l termasuk penyiapan fasilitas medis berteknologi tinggi yang diharapkan dapat segera diakses oleh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
"Saat ini salah satu layanan yang tengah dipersiapkan adalah penguatan layanan kanker yang lebih terpadu, serta infrastruktur, dan kesiapan sumber daya manusia," katanya menambahkan.
Dia mengatakan, tenaga kesehatan yang kompeten menjadi kunci utama agar layanan unggulan dapat berjalan optimal dan berstandar tinggi.
"Kami juga telah mulai membuka peluang kerja sama internasional seperti pada beberapa waktu lalu RSUP Jayapura menerima kunjungan delegasi dari Papua New Guinea (PNG) dalam rangka penjajakan kerja sama layanan kesehatan lintas negara," ungkap Petronella.
Dia menjelaskan kunjungan tersebut menjadi bagian dari penguatan posisi RSUP Jayapura sebagai rumah sakit bertaraf internasional di kawasan Pasifik Barat. Kerja sama ini diharapkan dapat diperluas ke negara-negara tetangga seperti Kepulauan Solomon dan kawasan sekitarnya.
"RSUP Jayapura ke depan juga akan berperan sebagai pengampu bagi rumah sakit daerah di Papua. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memperkuat layanan kesehatan secara merata hingga ke wilayah terpencil," kata Petronella.
Baca juga: Menkes: Warga Papua tak perlu rujuk ke luar sebab ada RSUP Jayapura
Baca juga: Menkes janjikan tambah dokter spesialis di RSUP Jayapura
Direktur Utama RSUP Jayapura, Petronella Marcia Risamasu di Jayapura, Senin, mengatakan, komitmen tersebut disampaikan seiring penguatan fasilitas, layanan, serta peningkatan sumber daya manusia guna mendukung pelayanan kesehatan yang lebih modern dan terintegrasi di Papua.
"Keberadaan rumah sakit ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Kesehatan untuk pemerataan layanan kesehatan di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah timur," katanya.
Petronella menambahkan, oleh karena itu RSUP Jayapura diarahkan untuk menghadirkan layanan kesehatan yang komprehensif, canggih, serta nyaman bagi masyarakat.
"Sehingga hal ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat Papua yang selama ini masih harus merujuk ke luar daerah untuk mendapatkan layanan tertentu," ujarnya.
Dia menjelaskan kini pihaknya terus melakukan pengembangan layanan l termasuk penyiapan fasilitas medis berteknologi tinggi yang diharapkan dapat segera diakses oleh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
"Saat ini salah satu layanan yang tengah dipersiapkan adalah penguatan layanan kanker yang lebih terpadu, serta infrastruktur, dan kesiapan sumber daya manusia," katanya menambahkan.
Dia mengatakan, tenaga kesehatan yang kompeten menjadi kunci utama agar layanan unggulan dapat berjalan optimal dan berstandar tinggi.
"Kami juga telah mulai membuka peluang kerja sama internasional seperti pada beberapa waktu lalu RSUP Jayapura menerima kunjungan delegasi dari Papua New Guinea (PNG) dalam rangka penjajakan kerja sama layanan kesehatan lintas negara," ungkap Petronella.
Dia menjelaskan kunjungan tersebut menjadi bagian dari penguatan posisi RSUP Jayapura sebagai rumah sakit bertaraf internasional di kawasan Pasifik Barat. Kerja sama ini diharapkan dapat diperluas ke negara-negara tetangga seperti Kepulauan Solomon dan kawasan sekitarnya.
"RSUP Jayapura ke depan juga akan berperan sebagai pengampu bagi rumah sakit daerah di Papua. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memperkuat layanan kesehatan secara merata hingga ke wilayah terpencil," kata Petronella.
Baca juga: Menkes: Warga Papua tak perlu rujuk ke luar sebab ada RSUP Jayapura
Baca juga: Menkes janjikan tambah dokter spesialis di RSUP Jayapura





