Menurut Prabowo, Indonesia Sulit Bicara Perubahan karena Hadapi Kelompok Koruptor

disway.id
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Presiden Prabowo Subianto menegaskan saat ini pemerintah tengah menjalankan agenda transformasi besar untuk membawa Indonesia menjadi bangsa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Menurutnya, transformasi tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan cita-cita pembangunan yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.

"Pemerintah saat ini melakukan berbagai langkah transformasi. Kita tidak mau hanya bicara pembangunan, kita sekarang punya cita-cita yang lebih berani. Kita sedang dan akan menjalankan terus strategi transformasi bangsa. Strategi kita sejatinya adalah transformasi menjadi haluan yang sejalan dengan Pancasila," kata Prabowo di Hari Lahir Pancasila, Senin, 1 Juni 2026.

BACA JUGA:Presiden Prancis Puji Sikap Prabowo soal Palestina: Sangat Berani demi Perdamaian

Ia menjelaskan sejumlah program strategis yang saat ini dijalankan pemerintah, mulai dari memperkuat hilirisasi sumber daya alam, membangun ketahanan pangan nasional, hingga mendorong penguatan koperasi dan ekonomi desa.

Selain itu, pemerintah juga melanjutkan program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi Indonesia yang sehat, unggul, dan cerdas.

"Kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas," ujarnya.

BACA JUGA:Prabowo: Indonesia Tak Boleh Bergantung pada Negara Lain, Harus Berdiri Diatas Kaki Sendiri

Prabowo menambahkan pemerintah juga fokus memperkuat sektor pendidikan, kesehatan, dan pembangunan sumber daya manusia.

Bersamaan dengan itu, tata kelola pemerintahan terus diperbaiki agar kekayaan negara dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.

"Kita memperbaiki tatakelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri," katanya.

BACA JUGA:Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir kepada Almarhum Ryamizard Ryacudu

Meski demikian, Prabowo mengakui bahwa proses transformasi besar tersebut tidak akan berjalan mudah.

Ia menilai berbagai tantangan dan rintangan akan muncul seiring upaya pemerintah melakukan pembenahan di berbagai sektor.

"Suatu transformasi, suatu perubahan yang besar tidak mudah. Kita akan menghadapi rintangan, kita akan menghadapi tantangan, mungkin juga kita akan menghadapi perlawanan dari kelompok-kelompok yang suka dengan korupsi, suka dengan penyelundupan, suka dengan tindakan-tindakan ekonomi yang ilegal," tegasnya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Malam Waisak dan Lautan Lampion di Borobudur
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
BULOG Dukung Upaya Menjaga Kelancaran Penyaluran Tebu Petani di Blora
• 14 jam laludetik.com
thumb
Idul Adha 1447 H, PLN UID Sulselrabar Bagikan 6 Ton Daging Hasil 92 Ekor Hewan Kurban untuk Sesama
• 9 jam laluterkini.id
thumb
Ancaman Serangan Israel Picu Pengungsian Besar-besaran dari Ibu Kota Lebanon
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Begal, “Tembak di Tempat”, dan Batas Kuasa Negara
• 15 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.