Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meyakini dirinya memiliki tugas untuk melakukan transformasi ekonomi yang berlandaskan Pancasila. Langkah tersebut dilakukan agar kekayaan alam Indonesia dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
"Saya berkeyakinan bahwa tugas sejarah kita saat ini, tugas sejarah saya sebagai Presiden Republik Indonesia kedelapan, sebagai mandataris rakyat yang disumpah di hadapan rakyat, adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita," kata Prabowo usai memimpin upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026).
Advertisement
"Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila," sambungnya.
Prabowo menjelaskan, ekonomi Pancasila merupakan ekonomi yang religius. Artinya, ekonomi yang berkemanusiaan, bertujuan untuk kemakmuran masyarakat, serta memperkuat persatuan nasional.
"Kita percaya bahwa kekayaan alam bukan sekedar komoditas ekonomi. Kekayaan alam adalah amanah Tuhan Yang Maha Esa yang harus dikelola secara bertanggung jawab untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat dan juga untuk anak dan cucu kita, untuk masa depan, untuk generasi-generasi yang akan datang," ujarnya.




