JPO Paledang Bogor Akan Dibongkar Juni 2026, Diganti Pelican Crossing

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

BOGOR, KOMPAS.com - Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengungkapkan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang akan dibongkar diganti dengan pelican crossing.

Namun, penyediaan pelican crossing tersebut harus dibersamai dengan kesadaran warga yang menggunakan kendaraan.

Menurut Dedie, negara maju yang menggunakan pelican crossing memberikan prioritas kepada penyeberang jalan.

"Sementara pelican crossing, negara-negara maju, negara-negara yang sudah mendahulukan kepentingan manusia, ya ingat ya, adalah mereka yang memberikan prioritas kepada penyeberang jalan," kata Dedie di Jalan Padi, Kota Bogor, pada Senin (1/6/2026).

Baca juga: Ditutup karena Tidak Layak, JPO Paledang Bogor Akan Dibongkar Pertengahan Juni

Dia memberikan contoh, di luar negeri para pengendara dan penyeberang jalan sudah tertib.

Ia juga membandingkan, penerapan pelican crossing yang berada di depan Balai Kota Bogor.

"Coba lihat di mana, di luar negeri. Orang baru menginjakkan kakinya di aspal, mobil sudah mengerem. Kalau di sini sudah pakai lampu, sudah pakai bunyi depan Balai Kota. Wah, itu (pengendara) naik motor ingin menabrak (penyeberang jalan)," ujarnya.

Dirinya juga meminta, para pengguna jalan untuk saling menghormati dan tertib dalam berlalu lintas.

"Tapi kalau ada yang menyeberang, sudah ada zebra cross-nya. Apalagi sudah ada lampunya. Ya hormati lah. Ya itu bukti bahwa kita manusia yang beradab," jelasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan membongkar Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang yang berada di ruas Jalan Kapten Muslihat pada pertengahan Juni 2026.

Baca juga: Sempat Ditutup karena Rawan Longsor, Spot City Light Batutulis Bogor Akan Dihijaukan Lagi

Pantauan Kompas.com, JPO Paledang sudah ditutup dan tidak dapat digunakan sebagai penyeberangan oleh warga dari Jalan Mayor Oking menuju Paledang maupun sebaliknya.

Pada sisi jembatan dari Jalan Mayor Oking, terdapat baner berwarna kuning yang bertuliskan JPO Paledang ditutup karena dinyatakan rusak berat dari penelitian kelayakan konstruksi Ditjen Bina Marga Kementerian PU Nomor: BM0503-DO/689 Tanggal 31 Juli.

Diketahui, JPO Paledang telah ditutup sejak 20 Agustus 2025 lalu.

Pejabat Pembuat Komitmen, Dody Wahyudin menjelaskan, pembongkaran JPO Paledang sedang dalam proses penawaran sesuai Kerangka Acuan Kerja (KAK).

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Pekerjaan meliputi pembongkaran seluruh elemen non-struktural dan struktural JPO, pengangkutan material bongkaran, serta pemulihan kondisi lokasi pascabongkaran," jelas Dody saat dihubungi Kompas.com, Minggu (31/5/2026).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sambut HUT ke-27, PNM Salurkan Pakaian Hasil RE3 For-E ke Disabilitas dan Lansia
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Pelaku penganiayaan di Jakbar akui tak ingat kejadian karena miras
• 9 menit laluantaranews.com
thumb
PDIP Surabaya Minta Kader Tanamkan Nilai Pancasila dari Rumah
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Singgung Pacar Baru Sarwendah, Ruben Onsu Khawatir Anak-anaknya Dijauhkan dari Ayah Kandung
• 13 jam lalugrid.id
thumb
Foto: Prabowo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.