Kunjungan Prabowo ke Luar Negeri Jadi Sorotan, Teddy: Ada Investasi Masuk Rp2.430 triliun

idxchannel.com
14 jam lalu
Cover Berita

Teddy memaparkan sejumlah capaian dari hasil nyata diplomasi Presiden Prabowo. Salah satunya investasi yang masuk ke RI sebesar Rp2.430 triliun dalam 1,5 tahun.

Kunjungan Prabowo ke Luar Negeri Jadi Sorotan, Teddy: Ada Investasi Masuk Rp2.430 triliun. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjawab pertanyaan terkait intensitas kunjungan diplomasi Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri. Ia menegaskan diplomasi harus diukur dari hasil konkret yang dirasakan masyarakat, bukan semata jumlah perjalanan atau aspek seremonial.

Ia menegaskan, setiap kritik dan masukan terhadap pemerintah selalu ditampung. Namun, menurutnya, berbagai capaian diplomasi yang telah diraih Indonesia dalam satu setengah tahun terakhir tidak boleh diabaikan.

Baca Juga:
Prabowo Terima Kunjungan Menhan Qatar di Istana Merdeka, Ini yang Dibahas

“Jadi ruang untuk setiap masukan tentu kita terima, tapi jangan sampai kita mengaburkan fakta tentang semua hasil yang telah kita capai,” kata Teddy di akun Instagram @sekretariat.kabinet, Senin (1/6/2026).

Teddy turut memaparkan sejumlah capaian dari hasil nyata diplomasi Presiden Prabowo. Pertama, kata Teddy, Indonesia bergabung ke dalam BRICS di tengah konflik krisis dunia.

Baca Juga:
Prabowo Ingatkan Pancasila Lahir dari Perjalanan Panjang Sejarah dan Budaya Indonesia

“Manfaatnya apa? Ya sekarang ini, di tengah konflik krisis dunia, situasi negara terjamin. Stok BBM aman, harga BBM subsidi tidak naik. Stok pangan aman. Kemudian yang kedua, tarif 0 persen di Uni Eropa, ada 25 negara di situ,” ujar dia.

“Dan ini perjanjian yang sudah diurus belasan tahun yang lalu, tapi kapan tercapai? Ya zaman Presiden Prabowo, tepatnya tahun 2025 lalu,” sambungnya.

Baca Juga:
Prabowo Akui Transformasi Bangsa Tak Mudah, Sebut Bangsa yang Besar Harus Berani

Ketiga, masuknya investasi senilai sekitar Rp2.430 triliun dalam 1,5 tahun terakhir. Teddy juga menyoroti hasil kunjungan Presiden ke Jepang dan Korea Selatan yang menghasilkan komitmen bisnis mencapai USD33,89 miliar atau sekitar Rp575 triliun.

Kemudian yang keempat, penguatan alat utama sistem persenjataan (Alutsista) melalui kerja sama dengan sejumlah negara. Mulai dari Prancis, Amerika, Rusia, China, Inggris, dan negara Eropa lainnya.

Kemudian yang kelima, program ibadah haji pada 2025 lalu dan 2026. Teddy mengatakan, Indonesia adalah negara satu-satunya yang punya perkampungan haji di Arab Saudi. 

“Saudi sendiri mengubah undang-undangnya agar suatu negara mempunyai lahan di situ untuk digunakan oleh jemaah haji,” ungkapnya.

Selanjutnya, keterlibatan aktif Indonesia dalam isu Palestina melalui pengiriman bantuan logistik udara, pengoperasian kapal rumah sakit, hingga pemberian beasiswa pendidikan bagi pelajar Palestina di Indonesia. 

Ketujuh, keberhasilan diplomasi pemerintah dalam memulangkan warga negara Indonesia yang sempat diamankan otoritas Israel di laut lepas beberapa waktu lalu.

“Dan ingat, yang tadi saya sampaikan adalah hasil konkret nyata 1,5 tahun terakhir. Dan semua itu adalah diplomasi yang dilakukan oleh Presiden Prabowo lewat berbagai macam cara, baik yang dipublikasikan, maupun tidak dipublikasikan. Karena yang terpenting bagi kami adalah hasil konkretnya,” kata dia.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rusia Berang Kapal Tankernya Dicegat Prancis di Samudra Atlantik
• 15 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kloter Pertama Embarkasi Banten Tiba Besok
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gerindra Sebut Momen Prabowo–Megawati Jadi Sinyal Positif bagi Publik
• 7 jam lalupantau.com
thumb
PDIP Dorong Pembahasan RUU Pemilu Dipercepat
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Kisah Legendaris: Malam Paling Memalukan yang Mengguncang Sejarah Basket Dunia
• 11 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.