BEKASI, KOMPAS.com – JT (45), orang tua MI (19), pengemudi mobil Honda Brio merah yang menjadi sasaran amukan massa di kawasan Grand Galaxy Park, Bekasi Selatan, Jawa Barat, membantah tudingan bahwa anaknya melakukan aksi tabrak lari seperti yang ramai beredar di media sosial.
Menurut JT, informasi yang menyebut anaknya menabrak warga lalu melarikan diri masih sebatas dugaan dan belum terbukti kebenarannya.
"Jadi yang katanya massa pada teriak maling, anak saya menyerempet anak kecil, kemudian tabrak orang lari, itu semuanya tidak ada," ujar JT saat dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin (1/6/2026).
Baca juga: Pengemudi Brio Diamuk Massa Usai Tabrak Lari di Bekasi, Bermula Panik Kepergok Mesum
Meski demikian, JT menyatakan pihak keluarga siap bertanggung jawab apabila di kemudian hari terdapat pihak yang benar-benar menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
"Jika pihak-pihak yang mungkin terserempet atau apa, kami siap menyelesaikan secara kekeluargaan," kata dia.
Ia mengatakan, hingga kini keluarga masih menunggu apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan membutuhkan penyelesaian, baik terkait biaya pengobatan maupun ganti rugi.
Baca juga: Diduga Tabrak Lari, Pengemudi Brio di Bekasi Diamuk Massa
Menurut JT, sampai saat ini belum ada laporan resmi dari korban yang diduga terlibat dalam insiden tersebut kepada pihak kepolisian.
JT mengungkapkan, anaknya mengalami sejumlah luka setelah menjadi sasaran amukan massa yang menghentikan mobilnya pada Minggu malam.
"Anak saya mengalami luka di kepala karena dihajar pakai helm. Kemudian sundutan rokok juga ada di beberapa bagian tubuh. Bahkan ada yang masukin pecahan kaca ke dalam mulutnya," kata JT.
Baca juga: Minim Petunjuk dan CCTV, Polisi Masih Buru Pelaku Tabrak Lari Wanita di BSD Tangerang
Saat ini, kata dia, kondisi MI masih dalam tahap pemulihan dan menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit di Bekasi Selatan. Karena itu, keluarga belum berencana melaporkan dugaan penganiayaan yang dialami MI.
"Saat ini lebih fokus dulu ke kondisi anak saya. Karena memang masih dalam perawatan," ujar JT.
JT juga menanggapi informasi yang beredar terkait dugaan anaknya melarikan diri setelah dipergoki melakukan perbuatan tidak senonoh di dalam mobil bersama seorang perempuan.
Baca juga: Pedagang Buah Korban Tabrak Lari di Jaktim Memaafkan Pelaku
Ia meminta masyarakat tidak langsung menyimpulkan kebenaran informasi tersebut sebelum ada pembuktian dari pihak berwenang.
"Mengenai pemberitaan itu adalah tugasnya yang berwenang untuk bisa membuktikan apa keterangan yang diberikan itu valid, terverifikasi, dan bisa dibuktikan kebenarannya," kata JT.
Sebelumnya, MI diduga terlibat dalam dugaan insiden tabrak lari setelah mobil yang dikemudikannya bersama seorang perempuan terparkir di kawasan Ruko Sentra Bisnis 3, Bekasi Selatan, Minggu (31/5/2026) malam.




